Tindak Kriminalitas Marak, Kades Monggo Imbau Kadus Adopsi Tindakan ABRI

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tindakan kriminal kerap kali terjadi di Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Baik berupa pencurian, perjudian hingga kasus peredaran narkoba.

Kepala Desa (Kades) Monggo Mayor Abdul Majid. Foto: Ist

Seperti yang terjadi baru-baru ini, 7 warga setempat digiring ke Mapolres Kabupaten Bima lantaran diduga memiliki Sabu-sabu dan asyik main judi kartu.

Kepala Desa (Kades) Monggo Mayor Abdul Majid mengungkapkan, untuk menekan angka kriminalitas yang terjadi di wilayah desa setempat, pihaknya mengimbau semua Kepala Dusun (Kadus) agar mengadopsi tindakan ABRI. Yakni ketika melihat aksi kriminalitas tidak sungkan untuk memukul para pelaku.

“Kadus harus bersikap seperti ABRI. Jangan hanya main lapor, tapi sikat para pelaku itu,” tegasnya, Kamis (16/4).

Bukan saja dipukul, para pelaku juga harus diarak dulu di kampung. Menurutnya itu dapat menekan angka terjadinya aksi kriminalitas, karena memberikan efek jera.

“Kalau sudah dipukul, diarak di tengah kampung. Setelah itu baru lapor polisi untuk menindaklanjuti proses hukum, sehingga betul-betul ada efek jera,” terang Mayor.

Terkait hal itu kata dia, pihaknya akan membahas dengan lembaga desa yakni BPD supaya dibuatkan Peraturan Desa (Perdes).

“Kita tidak boleh main main. Siapa pun pelaku kriminal harus ditindak,” tegasnya lagi.

Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan tanggung jawab pihak polisi atau TNI saja. Namun merupakan tanggung jawab bersama semua elemen termasuk masyarakat.

“Jika kita semua berperan aktif menjaga Kamtibmas. Maka kejahatan akan menurun,” katanya.

Selain menekan angka kriminal, tujuan agar Kadus adopsi sikap ARBI adalah supaya bisa disegani oleh masyarakat dan sekaligus marwah Pemerintah Desa (Pemdes) tetap terjaga.

“Jangan biarkan kejahatan merajalela. Mari kita sikat sama-sama demi kenyamanan kehidupan sehari hari,” ajak Mayor.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *