Covid-19 Berdampak, GOW Kota Bima Alihkan Dana Studi Tiru untuk Pembagian Sembako

Kota Bima, Garda Asakota.- Perihatin dengan kondisi warga yang terdampak karena wabah Virus Corina, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Bima berencana  menyalurkan bantuan kepada warga miskin. Bantuan tersebut berupa kebutuhan pokok seperti beras 5 kilo, gula 1 kilo, minyak goreng, deterjen, dan mie instan.

Ketua GOW Kota Bima Jumriah Nasaruddin. Foto: Dok Hum

Ketua GOW Kota Bima Jumriah Nasaruddin mengaku, alokasi anggaran pengadaan paket sembako tersebut diplot dari dana Study Tiru pengurus GOW tahun 2020. Karena wabah Corona, pengurus sepakat dialihkan untuk kegiatan untuk kaum duafa dan lansia.

“Karena kegiatan sosial ini lebih urgen kita lakukan ketimbang kita melaksanakan kegiatan study tiru,” ungkap isteri Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, Minggu (19/4).

Menurutnya, bantuan tersebut akan diserahkan secara simbolis kepada masing-masing Camat di 5 Kecamatan se-Kota Bima, tanpa mengundangan para penerima secara massal. Kemudian para camat akan membagikan secara langsung kepada warga penerima manfaat sesuai hasil pendataan.

“Biar tidak ada kerumunan warga. Jadi dibagikan dengan cara diantar door to door. Tapi kita distribusikan dulu ke kecamatan,” terangnya.

Jumriah menyebutkan, masing-masing Camat akan menerima 70 paket Sembako. Kemudian dibagikan langsung ke penerima di setiap kelurahan,” katanya.

Jumriah juga mengungkapkan keperihatinan karena merebaknya wabah Covid-19. Karena benar – benar berdampak pada berkurangnya  pendapatan warga untuk menafkahi keluarga.

Disadarinya bahwa apa yang dilakukan oleh GOW Kota Bima ini juga tidak bisa memuaskan semua pihak, karena keterbatasan anggaran. Tapi setidaknya GOW peduli dengan keadaan masyarakat yang betul-betul lagi kesusahan dengan adanya pandemi ini.

“Kami berharap agenda yang dilakukan ini menjadi salah satu solusi untuk meringankan beban kaum dhuafa lansia.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *