Pasar Amahami dan Pasar Raya Akan Ditata

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima H Muhammad Lutfi meninjau kondisi 2 pasar tradisional. Dari hasil evaluasi dan peninjauan bersama Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima Kota dipastikan akan menata kembali 2 pasar tradisional yakni Pasar Amahami dan Pasar Raya yang terletak di Lingkungan Sarata.

Walikota Bima saat meninjau Pasar Raya. Foto: Dok Hum

Plh Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Buana Eka Putra mengatakan, kepastian penataan kembali ini akan dilakukan segera, setelah Walikota Bima mengunjungi 2 pasar tersebut dan melakukan komunikasi dengan pelaku pasar pada Selasa sore kemarin.

Diakuinya, Walikota melihat kondisi pasar disaat sudah sepi pengunjung, melihat tumpukkan sampah di setiap sudut pasar, kondisi drainase yang mampet hingga keamanan pasar. Tidak hanya meninjau kondisi pasar tapi juga melakukan dialog dengan para pelaku untuk mengetahui aspirasi dan masalah yang ada.

“Dari dialog dengan para pelaku pasar Walikota memperoleh banyak informasi untuk melakukan penataan dan perubahan pada wajah pasar tradisional di Kota Bima,” terangnya.

Kata dia, beberapa yang akan ditata dan diubah adalah drainase dalam pasar yang selama ini menimbulkan bau tidak sedap akibat tidak lancarnya air dalam drainase. Beberapa item lainnya yang diprioritaskan untuk ditata adalah los pasar agar bisa dihuni dengan tertib oleh pedagang sesuai dengan jenis dagangan.

“Termasuk, persoalan kebersihan yang masih buruk dalam pasar, lokasi parkiran, keamanan dan identitas bagi para pegawai pasar yang ada,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Walikota meminta agar para pedagang di kedua pasar bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan, dan mengikuti semua aturan yang ada sehingga kegiatan jual beli berjalan dengan baik.

“Harapan Walikota yakni membuat pasar ini lebih baik, dan pendapatan para pedagang juga baik dan kedua pasar ini akan segera ditata,” pungkasnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *