29 Laporan ASN Kota Bima Bermasalah, 13 Kasus Cerai Karena Orang Ketiga

Kota Bima, Kahaba.- Jelang akhir tahun 2020 BKPSDM Kota Bima telah menangani beberapa kasus ASN bermasalah, di antaranya pelanggaran kode etik dan perceraian.

Kabid Pengembangan SDM dan Penilaian Kinerja BKPSDM Kota Bima A Rosyd Ruum. Foto: Eric

Kabid Pengembangan SDM dan Penilaian Kinerja BKPSDM Kota Bima A Rosyd Ruum mengaku, sejak bulan Januari hingga akhir September pekan kemarin pihaknya telah menerima laporan sebanyak 29.

“Dari 29 laporan tersebut, 16 ASN bermasalah dengan kode etik dan 13 kasus perceraian,” ujarnya Kamis (8/10).

Menurut Rosyd, pelanggaran kode etik 16 ASN di antaranya berupakan tindakan indisipliner jarang masuk kerja maupun tersangkut masalah hukum. Kemudian 13 ASN yang tersangkut kasus perceraian disebabkan alasan ekonomi dan orang ketiga.

” ASN yang tersangkut indisipliner, semuanya masih dalam tahap proses pemeriksaan. Sementara kasus perceraian 2 di antaranya berhasil dimediasi atau rujuk kembali. Sedangkan 3 ASN lainnya diberikan rekomendasi izin cerai dan 6 lainnya dalam tahap proses pemeriksaan,” katanya.

Rosyd menambahkan, dengan adanya beberapa kasus yang menimpa sejumlah ASN, khusus untuk tindakan indisipliner Pemerintah Kota Bima tetap menindak tegas terhadap siapapun yang melanggar. Apalagi yang tersangkut pidana penipuan, korupsi atau pencucian uang, maka sanksi tegas berupa pemberhentian dengan tidak hormat.

“Seperti kita ketahui, dalam 2 tahun terakhir Pemerintah Kota Bima memberhentikan 6 ASN yang tersangkut korupsi dan pencucian uang,” tambahnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *