oleh

Perangi Informasi Hoax, Dinas Kominfotik Fokus Edukasi Pelajar

-Kabar Kota Bima-116 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Kominfostik) mengimbau masyarakat agar lebih teliti menerima dan menyerap informasi yang beredar, karena bisa jadi itu berisikan berita bohong (hoaks).

Kabid Persandian Dinas Kominfotik Kota Bima Muhaemin. Foto: Bin

Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima melalui Kabid Persandian Muhaemin mengungkapkan, berdasarkan rilis Kementerian Komunikasi dan Informatika pusat bahwa telah tercatat sejak 23 Januari 2020 sampai dengan 1 Februari 2021, terdapat 1.402 isu hoaks yang berkaitan dengan Covid-19. Khusus untuk vaksin, Kementerian telah menangani 97 temuan isu hoaks

“Saat ini informasi yang dibungkus dengan pengemasan sedemikian rupa kerap muncul di media sosial dan dapat membuat masyarakat percaya,” katanya, Rabu (10/2).

Maka dalam rangka menekan angka informasi hoax, pihaknya tahun ini akan fokus memberikan edukasi dan sosialisasi di tingkat lembaga pendidikan. Karena pelajar saat ini sudah banyak dan mudah memperoleh informasi melalui penggunaan aplikasi internet, maka perlu dilakukan perlindungan (protec) lebih dahulu.

“Hampir 80 persen pelajar di Kota Bima sudah memiliki android dan mudah mengakses internet. Dengan kondisi psikologis yang membutuhkan pendampingan orangtua, maka sejak dini harus diberikan edukasi agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar,” jelasnya.

Beberapa langkah menghindari informasi hoax kata Muhaemin, dengan mengecek sumber berita dengan memastikan informasi didapatkan dari sumber berita kredibel, berbagi informasi agar bisa memberikan masukan kebenaran informasi, lalu bersikap netral saat menerima informasi, membandingkan sumber informasi dengan informasi sumber lain dan memperbanyak sumber referensi.

“Dalam rangka menekan angka hoax, kami mengimbau pada pengguna internet untuk lebih hati-hati menggunakan sarana media sosial. Karena terkadang masyarakat cepat percaya dan secara cepat membagikan konten tersebut, tanpa lebih teliti dulu karena itu bisa jadi isu hoaks,” sarannya.

Muhaemin menambahkan, berhubung command center akan segera launching, maka pihaknya juga berupaya ke depannya Kota Bima memiliki tim cyber yang akan memantau informasi dari media sosial yang mengarah pada berita hoax.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru