oleh

Mahasiswa STIE Bima Jadi Relawan Pajak

-Kabar Kota Bima-269 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima terus mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan lembaga pemerintah. Salah satunya, datang dari lembaga Perpajakan Wilayah Bima.

Foto bersama mahasiswi STIE Bima bersama Kepala KPP Pratama Bima dan jajaran. Foto: Ist

Sekitar sepuluh mahasiswa STIE Bima diberikan kesempatan menjadi relawan pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Raba Bima Tahun 2021.

“Ada sekitar sepuluh mahasiswa kami yang menjadi relawan pajak. Insya Allah akan bertugas mulai 8 Maret hingga 31 Maret 2021 depan,” ujar Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIE Bima Muhajirin, Jumat (12/3).

Diakuinya, mahasiswa yang dipilih menjadi relawan pajak tersebut diambil dari berbagai semester dan diharapkan menjadi wadah belajar bagi anak didiknya.

“Proses kegiatan relawan pajak ini dapat berupa bertugas mengasistensi SPT Tahunan kepada wajib pajak dan sosialisasi mandiri atau penyuluhan pajak kepada wajib pajak atau masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Raba Bima I Wayan Nuryana mengatakan, relawan pajak tersebut merupakan kelanjutan kerjasama dengan STIE Bima beberapa waktu lalu. Di antaranya adalah kerjasama TAX CENTER dengan STIE Bima.

Foto bersama mahasiswi STIE Bima bersama di depan Kantor KPP Pratama Bima. Foto: Ist

“Kegiatan relawan pajak ini diadakan khusus yang sudah memiliki TAX CENTER di kampus,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui kata dia, kampus yang memiliki TAX CENTER hanya STIE Bima saja.

“Nanti adik-adik yang jadi relawan pajak ini kita berikan apresiasi dengan piagam penghargaan,” ujarnya.

Nuryana menambahkan, peserta relawan pajak sengaja dipilih mahasiswa asli Bima, karena ini disesuaikan dengan kultur orang Bima. Sehingga bisa memberikan pelayanan semaksimal mungkin.

“Kegiatannya berupa pendamping langsung ke lapangan untuk mengisi SPT tahunan, tapi karena terkendala Covid-19, jadinya dilayani di kantor saja. Ini kami maksudkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan atau terjadi interaksi langsung,” pungkasnya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru