Kota Bima, Kahaba.- Menjawab kebutuhan air bersih warga Kota Bima, lebih khusus di wilayah Kelurahan Melayu, Tanjung, Dara dan Paruga. Pemerintah Kota Bima melalui Dinas PUPR bersama PDAM hingga saat ini masih terus berupaya melakukan optimalisasi jaringan pipa.

Seperti kenyataannya, di wilayah yang disebutkan di atas acapkali mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan hidup. Sejumlah upaya pun dilakukan pemerintah, seperti mengaliri dari sumber mata air yang adadi wilayah timur, menuju titik – titik kekeringan atau yang terdampak akibat kemarau.
Dan yang dilakukan saat ini, guna melayani kebutuhan air bersih untuk daerah Binabaru Kelurahan Dara, pemerintah telah memasang jaringan perpipaan. Hanya saja, mengalami kendala terkait terbakarnya mesin yang ada di sumber air.
“Ini akibat dari banyaknya kebocoran pipa, sehingga memaksa mesin bekerja ekstra,” terang Kasubbag Pemberitaan Bagian Humas dan Protokol, Dian Fitriany.
Untuk mewujudkan kebutuhan vital warga tersebut kata dia, saat ini pihak PUPR telah mendatangkan mesin baru dan mulai dipasang. Sembari menunggu terpasangnya mesin baru, Dinas PUPR dan PDAM melakukan peremajaan pipa induk (distribusi) diberbagai titik kebocoran yang ada di Kota Bima.
“Semuanya membutuhkan proses. Karena pemerintah juga tanpa henti melakukan upaya, agar air bersih benar-benar bisa dinikmati warga yang masih kesulitan memenuhi kebutuhan dasar tersebut,” jelasnya.
Dian menambahkan, untuk mengantisipasi kekurangan air bersih di sejumlah wilayah, Pemerintah Kota Bima tetap mendistribusikan air bersih untuk warga, menggunakan mobil pemadam kebakaran.
*Kahaba-01