Pemilu

Video Dugaan Politik Uang, ASN Pemkot Bima Ngaku Menyesal dan Minta Maaf

1556
×

Video Dugaan Politik Uang, ASN Pemkot Bima Ngaku Menyesal dan Minta Maaf

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Anton, seorang ASN Lingkup Pemerintah Kota Bima yang bertugas sebagai penyuluh pertanian di Kecamatan Asakota, mengakui dan meminta maaf terkait video yang beredar luas. Dalam video tersebut diduga terjadi transaksi politik uang untuk mencoblos calon anggota DPR RI. (Baca. Beredar Video Oknum Pegawai di Bima Diduga Terlibat Politik Uang untuk Coblos Caleg DPR RI

Video Dugaan Politik Uang, ASN Pemkot Bima Ngaku Menyesal dan Minta Maaf - Kabar Harian Bima
Tangkapan layar video dugaan politik uang yang dilakukan Oknum ASN Pemkot Bima. Foto: Ist

Kepada media ini Anton menegaskan, tidak ada niatan sedari awal untuk terlibat dalam praktik politik uang tersebut. Menurutnya, tujuan awal pembuatan video tersebut semata-mata untuk keperluan hiburan dan hanya disebar dalam grup WhatsApp tertentu.

Video Dugaan Politik Uang, ASN Pemkot Bima Ngaku Menyesal dan Minta Maaf - Kabar Harian Bima

“Saya tidak tahu siapa yang menyebarluaskannya,” ungkap Anton, Sabtu 17 Februari 2024.

Anton menjelaskan bahwa video tersebut bukanlah hasil upayanya untuk menyebarkan politik uang, melainkan untuk tujuan hiburan semata.

“Jadi hanya untuk lucu-lucuan saja,” ungkapnya.

Anton juga menjelaskan bahwa konten dalam video tersebut tidak melibatkan pemilih yang berhak, melainkan menampilkan individu dengan gangguan jiwa.

Namun demikian, sebagai seorang ASN, ia menyadari pentingnya menjaga netralitas selama proses Pemilu, dan bahwa tindakan yang dilakukannya dapat dianggap merugikan dan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Maka melalui kesempatan ini, Anton dengan tulus menyampaikan penyesalan atas perbuatannya tersebut. Dirinya juga menyatakan bahwa seharusnya tindakan seperti itu tidak pernah dilakukan.

“Dari hati terdalam saya memohon maaf kepada seluruh pihak yang terdampak oleh kontroversi yang timbul akibat video tersebut,” ujarnya.

*Kahaba-01