BPBD dan LP2DER Gelar Simulasi Bencana

Kota Bima, Kahaba.-  Untuk meningkatkan kesiap-siagaan dalam menghadapi bencana alam, Selasa (23/4) bertempat dikawasan Ama Hami, 100 anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kota Bima bersama Lembaga Pengembangan Partisipasi Demokrasi dan Ekonomi Rakyat (LP2DER) menggelar simulasi bencana.

Ilustrasi

Ilustrasi

Ketua Panitia kegiatan Diklat dan Penyuluhan Tim BPBD dan Relawan Kota Bima, Drs Sahbuddin MAp mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan 100 peserta. Baik dari lembaga pemerintahan, maupun dari daerah binaan LP2DER. “Kegiatan ini, sebagai upaya kita meningkatkan pemahaman kita terhadap Dari 100 orang peserta tersebut, untuk perwakilan Pol PP Kota Bima, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pemadam Kebakaran (PMK), TRC BPBD, PRB, ), Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) , Kesbanglinmas, diwakili masing-masing 10 orang. Selain itu, masing-masing SKPD juga diwakili oleh satu orang saja,” ujarnya.

Selain itu dalam latihan kali ini LP2DER mengikutsertakan anggota dari oleh enam Kelurahan binaan, Yaitu Kelurahan Kendo, Ntobo, Nungga, Jatiwangi, Tanjung dan kolo. Dalam kegiatan, peserta akan diberikan materi dan simulasi. Dengan harapan, selain mendapatkam materi, mereka juga langsung bisa menerapkan materi tersebut.

“Kegiatan ini, sebagai upaya kita meningkatkan pemahaman kita terhadap penaggulangan bencana,” ujar Ketua Panitia kegiatan Diklat dan Penyuluhan Tim Penaggulanagan Bencana dan Relawan Kota Bima Drs Sahbuddin MAp kepada wartawan.

Wakil Walikota Bima H.A Rahman H. Abidin dalam sambutanya mengatakan, kegiatan pelatihan seperti yang dilaksanakan BPBD dan LP2DER sangat perlu dilaksanakan, tidak saja saat ini tetapi harus tetap diagendakan secara teratur. Dengan demikian Kota Bima kedepannya tentunya sudah sangat siap menghadapi bencana alam apapun.

“Tidak ada satu orangpun diantara kita yang dapat mengetahui kapan terjadinya bencana alam. Setidaknya kita harus punya kesiapan kalau hal itu terjadi” ujarnya. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *