Terlibat Curas, Motor Dibakar Tiga Mahasiswa Dikepung

Kota Bima, Kahaba.- Tiga oknum mahasiswa salah satu kampus swasta di Bima berinisial NH (20 thn), BS (19 thn), dan HD (20 thn) dikepung massa karena terlibat kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) di pantai Ule Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota Kota Bima, Sabtu (07/09/13) malam. Nyawa tiga oknum warga Kebupaten Bima itu, nyaris ‘melayang’ jika tidak cepat diamankan anggota Buser Polres Bima Kota. Namun, sepeda motor yang diduga dipakai pelaku untuk beraksi, hangus dibakar massa.

Sepeda motor oknum mahasiswa pelaku Curas yang dibakar massa. Foto: Chen

Sepeda motor oknum mahasiswa pelaku Curas yang dibakar massa. Foto: Chen

Informasi yang dihimpun Kahaba, kejadian berawal dari aksi para pelaku yang meminta uang secara paksa dengan menodongkan senjata tajam terhadap salah seorang warga Ule Kelurahan Melayu, Samsul (18 thn). Saat itu, korban sedang duduk berduan dengan pacarnya di pantai Ule jalan Melayu-Kolo sekitar pukul 21.00 Wita.

Para pelaku tiba-tiba datang menodongkan senjata tajam sembari meminta uang pada korban. Karena takut di bawah ancaman, korban pun menyerahkan semua uang dalam dompetnya yang hanya Rp 150 ribu. Setelah mendapatkan uang, para pelaku lantas kabur ke arah selatan.

Korban Syamsul yang tidak mau begitu saja membiarkan tindakan jahat para pelaku, memanggil teman-temannya. Mereka pun menguntit para pelaku yang kabur menuju Lingkungan Sadia Dua Kelurahan Sadia, Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Korban bersama temannya lantas berteriak ‘maling’ pada para pelaku. Sontak warga sekitar berhamburan ikut mengejar para pelaku yang masuk dalam gang salah satu kos-kosan di Sadia Dua. Pelaku HD yang diidentifikasi warga Desa Risa Kecamatan Woha Kabupaten Bima, tertangkap dan dihakimi massa. Untungnya, nyawanya tertolong oleh anggota Buser Polres Bima Kota.

Sedangkan pelaku NH dan BS, lari bersembunyi dalam kos. Mereka tidak bisa ke luar karena massa mengepungnya. NH dan BS selamat dari amukan massa setelah satu pelton Dalmas, Sat Reskrim, Sat Intelkam, dan Polsek RasanaE Barat datang mengamankan dan mengevakuasi mereka.

Menurut Wakapolres Bima Kota, Kompol Muhammad Nasution, para pelaku merupakan mahasiswa baru. Mereka melakukan perampasan dengan senjata tajam terhadap warga Ule Melayu. Kemudian dikejar dan diteriaki maling hingga memancing sejumlah warga ikut mengejar dan mengepung para pelaku.

“Di Sadia Dua seorang diantara pelaku sempat dihakimi warga, namun cepat diamankan Polisi. Sementara dua orang terjebak di kos-kosan, Polisi baru bisa mengevakuasi keduanya dari kepungan warga sekitar pukul 24.00 Wita,” ungkap Muhammad Nasutiaon. [T/C]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *