Pemkot Gelar Rakor Pelaksanaan Pendidikan Murah

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima, Selasa (9/9) menggelar kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) pelaksanaan pendidikan pelayanan pendidikan murah ajaran 2014/2015 di Aula SMKN 3 Kota Bima.

Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima. Foto: Bin

Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima. Foto: Bin

PLt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Ihya Gazhali mengatakan, kegiatan dimaksud untuk mensosialisasikan program pelayanan pendidikan murah Tahun Ajaran 2014/2015 lingkup Pemerintah Kota Bima di tingkat pendidikan Dasar dan Menengah.

“Sesuai dengan visi dan misi RPJMD Pemerintah Kota Bima Tahun 2013-2018, maka pelayanan pendidikan yang bermutu, merata dan terjangkau dapat terwujud,” ujarnya.

Peserta dalam rapat itu sebanyak 150 orang. Terdiri dari Kepala Dikpora  Drs. Alwi Yasin, MAP yang juga  selaku narasumber, Koordinator Pengawas, Ketua Dewan Pendidikan, Kepala Cabang Dinas, Kepala SMA Negeri / SMK Negeri / MA Negeri, Kepala SMP Negeri / MTS Negeri, Ketua komite SMA Negeri / SMK Negeri / MA Negeri, Ketua komite SMP Negeri / MTS Negeri, Kepala Sekolah Dasar dan MA, Unsur Bappeda Kota Bima.

Lanjut Ghazali, Drs. Suriadi M.Si dalam arahannya mengatakan setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan yang layak, karena itu amanat Undang-Undang Dasar 1945.

Dijelaskannya, pemerintah menyediakan sarana dan prasarana, dan mengatur kebijakan serta kurikulumnya. Ditingkat pelaksana Guru dan kepala sekolah memegang peranan yang sangat penting. Sedangkan masyarakat membantu pembiayaannya melalui pajak yang kemudian masuk ke APBN, yang selanjutnya dialokasikan untuk anggaran pendidikan.

“Pelayanan pendidikan murah adalah cita-cita kita semua. Pemerintah Kota Bima berkeinginan menyediakan pelayanan pendidikan gratis, Bukan semata-mata demi menarik simpati masyarakat. Namun karena kami benar-benar menyadari betapa pentingnya fungsi pendidikan dalam mengangkat derajat kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Disampaikannya pula bahwa kegiatan itu menjadi sarana untuk saling menyempurnakan, dimana pihak Bappeda, Dikpora, serta sekolah-sekolah pelaksana pendidikan murah dapat duduk bersama, membicarakan dan mengkaji berbagai permasalahan pendidikan serta menemukan jalan terbaik untuk mengatasinya.

“Saya menaruh harapan besar bahwa program ini akan dapat kita laksanakan dengan lancar, dan dalam tahun-tahun kedepan, tidak akan ada lagi masyarakat kota bima yang tidak bersekolah, insyaallah”, ujarnya penuh harap.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *