Pemkab Bima Gelar Workshop PNPM PISEW

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pemerintah Kabupaten Bima melalui Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kabupaten Bima menggelar kegiatan Orientasi dan Workshop Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PNPM- PISEW) Tahun 2014, Kamis, (18/9) di Hotel La Ila Kota Bima.

Ilustrasi

Ilustrasi

Ketua Panitia Supryadin, ST juga selaku Kasubid Tata Ruang SDA dan Lingkungan Hidup Bappeda Kabupaten Bima dalam laporannya mengatakan, tujuan kegiatan untuk menyampaikan kerangka kebijakan dasar implementasi PNPM PISEW kepada pelaku dan pengelola PNPM PISEW di tingkat Kabupaten dan Kecamatan. Selanjutnya menjelaskan langkah strategis implementasi PNPM PISEW tahun 2014 agar dapat mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan program.

“Pelaksanaan PNPM-PISEW juga berfungsi khusus untuk mendukung percepatan penanganan kemiskinan secara terintegrasi, dengan mengembangkan pola Co-Sharing atau Activity Sharing, yang dimaksudkan untuk mengurangi beban pemerintah daerah serta memberikan diskripsi pemerintah daerah dalam mengembangkan berbagai kegiatan sesuai dengan kebutuhan dan keuangan daerah, dengan tetap memperhatikan prinsip implementasi PNPM-PISEW,” jelasnya melalui rilis yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima M. Chandra Kusuma, AP.

Mewakili Bupati Bima, acara yang dibuka oleh Sekretaris Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin, S.Sos,. M.Ap mengungkapkan, pemerintah melalui PNPM PISEW berupaya mengurangi kesenjangan antar wilayah yang bermuara pada penanggulangan kemiskinan. Program tersebut berasal dari pemerintah pusat, namun tetap memberikan peran yang lebih besar kepada pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam pelaksanaannya.

“Dengan keterlibatan semua pihak yang terkait, sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing, diharapkan program PNPM-PISEW di Kabupaten Bima akan berjalan sukses, yang pada gilirannya nanti berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Diungkapkannya, pada Tahun 2014 ini merupakan tahun ke enam Program PNPM-PISEW di Kabupaten Bima dan dalam kurun waktu lima tahun tersebut telah banyak dampak yang dirasakan oleh masyarakat guna memperbaiki taraf hidup dan mengurangi kesenjangan antara masyarakat.

“Total anggaran yang sudah di alokasikan pada kegiatan yang ada di Kabupaten Bima senilai Rp 74 Miliar, diperuntukkan bagi masyarakat dalam bentuk peningkatan infrastruktur sesuai dengan enam kategori yang ada dalam kegiatan PNPM-PISEW,” terangnya.

Berkat kerja sama yang baik antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, pada tahun 2014 mendapat anggaran sebesar Rp 17 Miliar diperuntukkan 10 Kecamatan dan ditambah dengan Kecamatan yang berada di wilayah Kawasan Strategis Kabupaten (KSK), diantaranya Kecamatan Woha, Bolo, Palibelo, Tambora, Langgudu, Lambitu, Wawo, Soromandi, Madapangga.

Mengakhiri sambutannya, Fahrudin berharap kepada semua pihak agar kiranya kegiatan PNPM-PISEW ini dapat dilaksanakan dengan lebih baik lagi. Sehingga, kegiatan ini benar-benar memberikan manfaat yang lebih baik lagi bagi kesejateraan seluruh masyarakat.

Sementara Konsultan dari PNPM PISEW Provinsi Bambang Widodo dalam arahannya menekankan agar penyerapan dana sebesar Rp 28 Miliar dari pusat untuk kegiatan PNPM PISEW di Kabupaten harus dapat dimaksimalkan. Artinya, sampai pertengahan Desember dana tersebut harus terserap semua karena jika tidak akan dikembalikan lagi ke pusat.

Tetapi menurut Bambang, jangan hanya mengejar pencaiaran 100 persen, yang lebih utama ialah bagaimana proses akuntabilitasnya supaya hasil yang telah dicapai dapat dinikmati oleh masyarakat dalam waktu yang relatif lama sekaligus sebagai bentuk pertanggungjawaban.

Bambang juga mengatakan bahwa dana PNPM PISEW untuk setiap daerah mengalami peningkatan jumlah, dari 17 M meningkat menjadi 28 M setiap tahunnya. Selain itu, jika sebelumnya dibagi dalam 4 termin, pada tahun 2014 menjadi tiga termin.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *