KNPI Nilai Qurais Layak Jadi Gubernur PPS

Kota Bima, Kahaba.- Ada yang menarik saat pelantikan Dewan Pengurus Daerah KNPI Kota Bima Periode Tahun 2014 – 2017, Rabu (24/9). Ketua terpilih KNPI Kota Bima Dzul Amirulhaq dalam sambutannya juga bicara soal politik dan membahas mengenai Provinsi Pulau Sumbawa (PPS).

Walikota Bima,  HM. Qurais H. Abidin saat memberikan sambutan pada acara pelantikan KNPI Kota Bima. Foto Bin

Walikota Bima, HM. Qurais H. Abidin saat memberikan sambutan pada acara pelantikan KNPI Kota Bima. Foto Bin

Kata dia, PPS yang sudah menetapkan Kabupaten Sumbawa sebagai Ibukota Provinsi, dan dalam waktu dekat Provinsi dimaksud akan segera disyahkan oleh Presiden. Maka, mestinya harus ada pemerataan perhatian bagi daerah yang lain juga.

“Jika Kabupaten Sumbawa sudah ditetapkan sebagai Provinsi, maka mestinya tokoh atau figur di Kota Bima bisa dipilih untuk menjadi Gubernur PPS,” ujarnya.

Keinginan itu, menurutnya, dilihat dari sejarah dan semangat tokoh Bima yang mendorong terwujudnya PPS. Seperti yang pernah dilakukan oleh mantan Walikota Bima, Almarhum HM. Nur A. Latif. Padahal PPS masih dalam tataran wacana, namun beliau telah menjadi kandidat kuat untuk calon Gubernur.

“Namun Allah berkehendak lain, Nur Latif wafat disaat berjuang mendorong terwujudnya PPS. Setelah itu, kami mengira mantan Bupati Bima, Almarhum Ferry Zulkarnain, ST juga dianggap layak untuk menjadi orang nomor satu di PPS, tapi skenario Tuhan juga berkata lain,” jelasnya.

Meski dua tokoh dimaksud telah tiada, lanjutnya, namun Bima tidak pernah krisis figur. Bima dalam sejarahnya hingga kini, kerap menjadi pabrik munculnya figur dan ketokohan. “Maka kami menganggap, Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin layak untuk menjadi Gubernur PPS,” sebutnya.

Kata Dzul, KNPI menilai itu bukan tanpa dasar dan alasan. Karena Qurais telah mampu membuktikan diri sebagai kepala daerah yang mendorong perubahan Kota Bima kearah yang lebih abik. Salah satu bukti, yakni mengembalikan status keuangan daerah dari Disclaimer menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

“Dari bukti itu, kami KNI Kota Bima merekomendasikan HM. Qurais H. Abidin sebagai figur yang layak untuk menjadi Gubernur PPS,” tegasnya.

Sementara itu, Qurais yang dimintai tanggapan usai acara pelantikan tersebut mengaku jika penyartaan ketua KNPI Kota Bima itu hanya guyonan. “Ah itu hanya guyonnya si Dzul. Karena saya sudah berjanji pada masyarakat untuk mengabdi selama lima tahun mendatang,” tepisnya.

Setelah dipilih kembali oleh rakyat, ia masih memiliki banyak agenda pembangunan yang belum diselesaikan. Diantaranya Amahami, Kolo dan sejumlah aspek lain yang harus diselesaikan. “Sama sekali tidak terpikirkan oleh saya untuk menjadi Gubernur,” tuturnya.

Saat ditanya, jika masyarakat Bima meminta untuk maju sebagai calon, pria yang juga pengusaha itu seolah memberi isyarat, jika dirinya juga memiliki niat untuk itu. “Ya jika ada sekitar 30.000 orang warga Bima yang mendukung, itu mungkin bisa dipikirkan,” tambahnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *