Penuntasan Korupsi, tak Seperti Membalikan Telapak Tangan

Kota Bima, Kahaba.- Kapolda NTB Brigjen Pol Drs. Srijono, M.Si mengatakan, menyelesaikan kasus dugaan korupsi di Bima, terutama di Polres Bima Kota saat ini, butuh waktu. Tidak boleh gegabah, apalagi harus memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti kuat.

Kapolda NTB Brigjen Pol Drs. Srijono, M. Si. Foto: Teta

Kapolda NTB Brigjen Pol Drs. Srijono, M. Si. Foto: Teta

“Menyelesaikan kasus dugaan korupsi itu tidak segampang membalikan telapak tangan. Polisi tidak boleh gegabah, harus fokus dan teliti dalam melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Menurut dia, jika kasus dugaan korupsi diproses asal-asalan, tentu akan menambah pertanyaan publik tentang kinerja Polisi. Itu yang dihindarai Polisi.

”Sebelum saksi-saksi diperiksa dan bukti-bukti dikumpulkan, tidak boleh Penyidik memaksakan menaikan kasus tersebut,” tegasnya.

Disinggung soal kasus dugaan korupsi pengadaan Sampan Fiberglass. Srijono mengaku, kasus itu masih dilidik. Pihaknya akan menyelesaikan sejumlah kasus dugaan korupsi yang ditangani Polres Bima Kota secara bertahap.

”Berikan kami waktu, percayakan ke kami untuk memberantas semua kasus korupsi yang ada,” pintanya.

*Teta      

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *