Sensasi Sate Ikan Tuna Mas Adi, Patut Dicoba

Kota Bima, Kahaba.- Jika selama ini anda bosan makan sate daging, dan ingin merasakan nikmatnya sate ikan tuna, anda sepertinya harus mencoba sate ikan tuna racikan milik Mas Adi. Nikmatnya terasa semakin lengkap dengan sambal Bima yang diberi sedikit kecap manis.

Warung Sate Ikan Tuna Mas Adi. Foto: Bin

Warung Sate Ikan Tuna Mas Adi. Foto: Bin

Mengunjunginya tidak sulit, warung yang mulai dibuka Selasa (23/12) itu dapat kita temui disekitar perempatan Pasar Kota Bima. Jika dari arah timur, kita bisa melihat warung kecil dipinggir jalan, samping utara Pos Polisi.

Menu andalan yang disuguhkan Mas Adi tidak hanya lalapan. Sate Ikan Tuna pertama di Kota Bima itu diakuinya memiliki prospek yang cerah. Bagaima tidak, selama ini hampir tidak ada warga Bima yang coba peruntungan membuka usaha kuliner sate ikan tuna. Terlebih Tuna memiliki khasiat untuk kesehatan.

“Tuna banyak sisi manfaat kesehatan, seperti mencegah kolesterol, baik untuk jantung, kulit dan Tuna juga mengandung omega 3 yang sangat tinggi,” sebutnya.

Kahaba yang saat itu berkunjung dengan wartawan Stabilitas juga ikut mencoba. Rasanya memang beda, Tuna yang di sate tanpa banyak bumbu itu terasa semakin nikmat dilidah.

Suami Linda ini mengaku, ia tertarik membuka usaha itu setelah sering ditawari nelayan untuk membeli Ikan Tuna. Ingin mengetahui lebih jauh manfaat ikan yang menjadi salah satu ikan termahal di Jepang itu, dirinya pun membuka google.

Sate Ikan Tuna. Foto: Bin

Sate Ikan Tuna. Foto: Bin

“Diinternet ternyata sudah banyak orang yang mengolah ikan tuna dengan banyak aneka. Seperti sop tuna, tuna goreng dan dendeng tuna. Tapi belum saya lihat ada yang membuat sate Ikan Tuna,” jelasnya.

Keinginannya yang kuat untuk membuka warung pun dimulai dari keluarga dan tetangga. Hasilnya, muncul pengakuan jika sate Ikan Tuna memang enak. “Tanpa berpikir panjang, saya pun mulai mencoba,” katanya dengan penuh semangat.

Ditanya harga, ia menjawab Sate Ikan Tuna murah dan terjangkau. Satu porsi sate seharga Rp 10 ribu, tapi jika disantap dengan nasi harganya sebesar Rp 15 Ribu. “Murah kan,” tuturnya dengan senyum.

Ia menambahkan, Tuna diambil dari hasil penangkap nelayan di Pelabuhan Bima. Tuna yang selama ini diekspor, dicobanya untuk memanfaatkan dikelola dengan harga lokal. “Rencana kami warung buka mulai pukul 18.00 WITA hingga tengah malam,” tambahnya.

Jadi, untuk mengobati rasa penasaran, terlebih anda yang suka mengkonsumsi ikan, tidak perlu berpikir panjang untuk mencoba racikan sate ikan tuna milik Mas Adi. Dijamin Maknyos.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *