Berita Perubahan Golongan Darah Jadi Pembahasan di FB

Kota Bima, Kahaba.- Berita Kahaba.net yang memuat “(Baca. Petugas RSUD Bima Lalai, Pasien Meninggal) dan Berita “(Baca. Soal Kematian Pasien, dr. Irma: Golongan Darah Bisa Berubah)” menjadi pembahasan hangat di media sosial Facebook. Beragam perspektif dari tenaga kesehatan pun menjadi perbicangan menarik.

Akun FB Milik Sahril Ramadhan

Akun FB Milik Sahril Ramadhan

Seperti pembahasan dari beranda akun Facebook milik Sahril Ramadhan, yang memposting berita kahaba,net tentang “Soal Kematian pasien, dr. Irma: Golongan Darah Bisa Berubah” mendapat banyak komentar dan dikupas.

Seperti, komentar Facebooker dengan nama akun Albannahasan, ”Golda tdk akan bsa berubah kecuali ad intervensi dan itu sgt jarang tjd, intervensi suatu bakteri prnh dicoba untuk menghilangkan antigen A ataupun B shngga bsa merubah golda prnh dilakukan tp hnya pda benerapa klien, yg jelas perubahan golda scra alamiah tdk akan prnh tjd sekalipun sang klien prnh melakukan atau menerima transplantasi hati.. Wallahu alama bhisyawab”.

Demikian pula Facebooker lain dengan nama Akun Jumratul Nurhidayah, “Setau saya Golongan darah seseorang g bs berubah,krn bersifat genetik udah dibentuk sjk manusia masih berupa embrio berumur 2 mggu,,klopun golongan drah bs brbeda,bs sj krn fktor human eror mslnya dr cara penyimpanan reagen, suhu ruangan, cara menteteskan reagen,tp itu sgt jrg trjdi..sy jg prnh bc artikel ttg peneliti yg menemukan dua bakteri yg menghasilkan enzim dmn dua bkteri trsbut dpt mnghilangkan antigen A n antigen B,sehingga pasien yang memiliki golongan darah A, B, dan AB menjadi golongan darah O. Mskipun bgtu, teknologi inipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Tp ini blm tentu bnr,cm sbts pengetahuan kecil aj ”

Komentar lain dari Akun milik Eba Mbodjo Mak, “Saya juga baru baca dan baru dengar ada golongan darah yg beruba, yg pernah saya tau golongan darah itu, bagian dari identitas yang diawah sejak lahir dan sependapa dengan pak Albannahasan.

Berbeda dengan komentar Facebooker dengan nama Akun Furqan Hidayat, Kata dia “barusan saya juga searching tentang masalah ini, dan memang golongan darah dapat berubah, seperti pada kasus ini (pasien leukimia-leukositnya terganggu), kenapa pasien leukimia bisa berubah golongan darahnya, bukannya yang menentukan golongan darah seseorang adalah sel darah merah.

Karena : 1. sel darah merah dan limfosit men-share antigen seluler yang relatif sama, 2. substansi penentu golongan darah tidak hanya didapatkan pada eritrosit tetapi juga pada badan sel dan cairannya, jadi kemungkinan adanya penentu golongan darah pada leukosit juga tidak bisa disingkirkan, 3. beberpa penelitian ada yang menemukan bahwa penyakit keganasan dapat merubah golongan darah (leukimia merupakan penyakit keganasan) sehingga keganasan leukosut pun tidak bisa disingkirkan untuk terjadinya kemungkinan perubahan golongan darah. Untuk sumber nya ada di jurnal berikut : http://www.ncbi.nlm.nih.gov/…/pdf/jcinvest00257-0168.pdf . di salah satu jurnal juga yang melakukan penelitian eksperimental (di laboraturium) tentang leukimia menyebabkan perubahan golongan darah menyatakan bahwa dari 51 sampel yang diperiksa, 9 diantaranya mengalami perubahan golongan darah. ini link jurnalnya bisa di cek http://www.ncbi.nlm.nih.gov/…/pdf/jmedgene00328-0022.pdf”.

Kemudian Albannahasan kembali berkomentar, “Wah ini menarik sekali, jika nantix pernyataan ini benar, menjadi ilmu baru yg ckp mengejutkan, Kalau memang begitu, sy pikir penderita AIDS dgn imunitas yg diserang utama berarti adalah penderita dgn kemungkinan besar mengalami perubahan gol darah krna CD4 mereka mnrn drastis rata2 dibwah 200”.

Facebooker lain juga berkomentar, seperti Akun milik Leny Sukmmawati, “Golongan darah seseorang itu bisa berubah, apalagi setelah mengalami penyakit berat tertentu, seperti kecelakaan dengan trauma multiple, apalagi klo keganasan”. “Sorry nyeletuk sedikit, karena baru saja seminggu yg lalu sy mendapat kasus dg perubahan golongan darah”.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *