Bupati Lepas Peserta Kemah Bhakti Wisata

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima Drs. H. Syafrudin HM Nur MPd melepas secara resmi 60 peserta, pembina dan pelatih Gerakan Pramuka Kwarcab Bima, yang akan melakukan Pendakian Gunung Tambora menyambut Event 200 Tahun Tambora Menyapa Dunia, Rabu (8/4) di halaman kantor Bupati Bima.

Bupati Bima menyerahkan bendera kepada peserta kemah. Foto: Hum

Bupati Bima menyerahkan bendera kepada peserta kemah. Foto: Hum

Peserta merupakan utusan masing – masing kwartir Ranting Kecamatan Bolo 10 orang, Langgudu lima orang, Madapangga lima orang, Sape lima orang, Lambu 10 orang, Monta tiga orang Palibelo tiga orang, Sanggar 10 orang, pelatih Kwarcab delapan orang.

Bupati Bima dalam amanatnya mengapresiasi kwarcab Pramuka Kabupaten Bima yang melaksanakan kemah Bhakti Wisata di Bumi Perkemahan Doro Ncanga Kabupaten Dompu menyambut perhelatan dunia 200 tahun tambora menyapa dunia. Pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan tersebut.

Pendakian puncak Tambora bukan hanya mengibarkan bendera Merah Putih, tetapi yang lebih penting menunjukan semangat patriotisme, sebagai warga Indonesia khususnya semangat patriotisme orang Bima.

Kepada para peserta, Bupati berharap kemah bhakti wisata agar dapat menjaga nama baik daerah selama pelaksanaan kegiatan, bertutur kata dengan baik diantara sesama peserta Perkemahan Doro Ncanga Dompu.

Ketua rombongan Abdullah lan, SE menyampaikan 60 peserta kemah Bhakti akan bergabung dengan para peserta lainya untuk melakukan kemah bhakti dan pada tanggal 10 Sampai dengan 11 April para peserta ini akan menaklukan puncak Tambora dengan berjalan kaki dari bumi perkemahan Doroncangga kecamatan Dompu menuju Puncak Tambora.

Pada acara pelepasan tersebut Bupati Bima menyerahkan bendera lambang Pramuka kepada ketua rombongan Kemah Bhakti yang diterima oleh ketua rombongan Abdullah Lan, SE.

Berdasarkan Rencana Tim, setelah pelepasan oleh Bupati Bima Tanggal 8 April, tim akan melakukan konvoi menggunakan sepeda motor menuju Kore kecamatan Sanggar. Malam harinya, rombongan akan menyaksikan pementasan kolosal kesenian yang menceritakan kejadian letusan gunung Tambora 200 Tahun lalu oleh Budayawan Sanggar.

Keesokan harinya, Kamis 9 April, rombongan melakukan perjalanan sejarah meniti situs – situs bersejarah di Kecamatan sanggar dan malamnya menginap di Oi Tampiro Desa Piong dipinggir pantai sambil menikmati keindahan laut.

Jumat 10 April 2015, tim akan melakukan pendakian dari pos 1 sampai pos 4 lalu malamnya menginap di pos 4 dan pada Sabtu 11 April pukul 05.00 usai sholat subuh melanjutkan pendakian hinggal puncak Tambora diperkirakan lama pendakian 3 jam dan melakukan upacara peringatan 200 tahun rencana inspektur upacara Kak Kwarcab Drs. A. Zubair HAR.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *