Warga Sampungu Siap Menangkan DINDA

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dukungan memenangkan pasangan Calon Bupati Hj. Indah Damayanti Putri dan Wakil Bupati Bima Drs. Dahlan M. Noer (DINDA), terus mengalir. Warga Kecamatan Soromandi juga siap menangkan pasangan calon dengan nomor urut 4 tersebut.

H. Kariono, Warga Desa Sampungu. Foto: Teta

H. Kariono, Warga Desa Sampungu. Foto: Teta

H. Kariono, Warga Desa Sampungu mengungkapkan, pihaknya tidak mau kalah dengan tim yang ada di Kecamatan lain dalam memenangkan IDOLA rakyat itu. “Semua orang mungkin memprediksi, di Kecamatan Soromandi pasangan DINDA tidak bisa menang. Tapi, lihat saja nanti,” ungkapnya Minggu (30/8) di kediamannya.

Ia merasa yakin, karena masyarakat dari Desa Bajo hingga Desa Sampungu, hingga saat ini terus menunggu jadwal kedatangan pasangan DINDA di Desa mereka. Di Desa Sampungu, DINDA menjadi topik yang menarik dibicarakan, terlebih ibu – ibu.

“Tidak di rumah atau saat ada acara Do’a saja. Karena antusiasnya masyarakat, di sawah dan ladang saat menanam bawang merah pun mereka bicarakan DINDA,” katanya.

Ia tidak ingin takabur, sambungnya, ia memprediksi, di Desa Sampungu pasangan DINDA akan menang pada 9 Desember mendatang. “Kami tetap solid untuk mendukung dan memenangkannya,” janji Kariono.

Di Desa berbeda, HM. Saleh, warga Desa Sai Kecamatan Soromandi mengatakan, dari pantauannya pasca pengambilan nomor tetap pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima, nama pasangan DINDA terus dibicarakan di wilayah Kecamatan Soromandi.

“Di Desa Sai saja, masyarakat sangat mengharapkan DINDA memimpin Kabupaten Bima 5 Tahun kedepan,” ungkapnya.

Yang ia katakan, tambahnya, berdasarkan hasil dari apa yang ia lihat dan pantau. “Saya tidak punya kepentingan apa-apa. Ya diusia senja ini, paling yang kami minta nantinya, DINDA bisa membangun Kabupaten Bima lebih baik,” harapnya.

*Bin/Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *