SMKN 4 Kabupaten Bima Terus Berbenah

Kabupaten Bima, Kahaba.- Wajah SMKN 4 Bima kini terus berbenah. Sekolah di Kecamatan Langgudu yang berada pada kemiringan gunung itu tak ingin ketinggalan, baik infrastruktur maupun akademik.

Kepala SMKN 4 Kabupaten Bima, M. Rifial Akbar, AMd, SE, AL saat berada di sekolah. Foto: Bin

Kepala SMKN 4 Kabupaten Bima, M. Rifial Akbar, AMd, SE, AL saat berada di sekolah. Foto: Bin

Kepala SMKN 4 Kabupaten Bima, M. Rifial Akbar, AMd, SE, AL mengaku, dirinya memiliki motto Anak Desa Bangkit Bersama SMK. Dari motto itu, sekolah terpencil di Desa Pesisir akan diupayakannya untuk bisa sejajar menjadi sekolah yang berkualitas dan sejajar dengan sekolah lain ditingkat Nasional.

Ia menyebutkan, delapan bulan dirinya menerima amanat nakhodai sekolah tersebut, penataan fisik mulai digenjot. Yang semula tidak ada unit produksi Agrobisnis Ternak Ruminansia (ATR), penambahan RKB dua lokal dari anggaran DAK tahun 2015. Pembuatan Pos Piket, untuk pengamanan siswa yang keluar masuk, karena di SMKN 4 Kabupaten Bima memiliki pembina dari TNI dan Polri. “Tidak itu saja, kami juga membuat lapangan Voli dan upacara, yang semula hanya 10X15meter, tapi sekarang 40X60,” ujarnya. .

Pembenahan fisik, kata dia, juga diikuti dengan sejumlah prestasi Akademik. Delapan bulan terakhir siswanya sudah menorehkan sejumlah kebanggaan, seperti prestasi ekstra kurikuler, Juara III Tingkat Nasional lomba Lintas alam, Juara II lomba Nasyid tingkat Kabupaten Bima, Juara II Kemah Pramuka Putra dan Putri tingkat Kabupaten Bima, Juara II Voli Ball Putra dan Putri se Kecamatan Langgudu.

“Jumlah siswa juga sekarang bertambah. Yang semula 300 orang, sekarang 500 orang. Bahkan kami sudah menggunakan sistem Double Shift, untuk antisipasi kekurangan ruangan. Walaupun pernah ditolak oleh panitia saat pendaftaran, tapi orang tua siswa mengatakan anaknya harus sekolah di SMK,” ungkapnya.

Menyiasati kebutuhan itu, sambungnya, pihaknya telah melakukan upaya pembuatan terap untuk persiapan pembangunan RKB dan Laboratorium dengan meratakan gunung. Mengingat SMK itu bukan seperti SMA, karena 10 tahun yang akan datang harus memiliki fasilitas yang representatif. “Potensi SMKN 4 Kabupaten Bima untuk pengembangan sekolah kelautan sangat terpenuhi, di tunjangi pelabuhan perikanan dAn pelabuhan kapal barang ,” sebutnya.

Kata dia, SMKN 4 Kabupaten Bima memiliki Lima Jurusan, masing-masing Agrobisnis Perikanan, Tekhnik Pengolahan Hasil Ikan, Tekhnik Komputer Jaringan, Agrobisnis Ternak Ruminansia, Nautika Kapal Penangkapan Ikan yang merupakan Jurusan baru dan banyak diminati oleh warga. “Jurusan Nautika Kapal Penangkapan Ikan ini memang dipersiapkan untuk siswa go internasional, karena kami sudah bekerjasama dengan SMK 1 Lembar Mataram, untuk merekrut Taruna yang akan kerja di Kapal Jepang dan Korea,” jelasnya.

Rifial pun berharap kepada pemerintah Kabupaten, Provinsi dan Pusat, mengingat SMK ini sekolah kerja, pemerintah pun wajib menyuplai pembangunan dAn peralatan praktek untuk kebutuhan kejuruan siswa, dan Alat Laboratorium, karena selama ini fasilitas itu, masih kurang.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *