Syair Kerajaan Bima, Kado Iwan Fals Untuk Bima

Kota Bima, Kahaba.- Dari 16 lagu yang dibawakan Iwan Fals, ada satu lagu yang dipersembahkan Penyanyi Kharismatik Indonesia ini sebagai kado untuk Daerah Bima. Lagu itu berjudul Syair Kerajaan Bima. Lagu tersebut, merupakan syair sejarah tulisan Khatib Lukman. (Baca. Konser di Bima, Iwan Fals Ajak Cinta Lingkungan)

Iwan Fals and Band saat Konser di Stadion Manggemaci Kota Bima. Foto: Bin

Iwan Fals and Band saat Konser di Stadion Manggemaci Kota Bima. Foto: Bin

Syair lagu itu menuturkan kondisi Daerah Bima pasca letusan Gunung Tambora dan pesan kebaikan untuk selalu berdamai dengan alam. Dibawakan Iwan Fals dalam tembang ke 14 menjelang berakhirnya konser. Durasinya cukup panjang, sekitar 7 menit, karena merupakan syair sejarah.

Menurut Iwan Fals, syair yang dijadikannya lagu ini ditulis dalam Bahasa Melayu-Jawa oleh Khatib Lukman dan merupakan terjemahan Bahasa Bima. Syair ini pula pernah dipublikasikan dalam bahasa asing pada Tahun 1982.

Iwan Fals saat konser di Stadion Manggemaci Kota Bima. Foto: Bin

Iwan Fals saat konser di Stadion Manggemaci Kota Bima. Foto: Bin

Lagu ini cukup menggugah ketika dihayati maknanya, karena dibawakan dengan gaya bertutur. Dipoles dengan aransemen Pop Melayu, menjadikannya sangat enak didengar. Apalagi dengan suara khas Iwan Fals dan iringan biola serta ketipung dari personil band.

Selain lagu Syair Kerajaan Bima, Iwan Fals juga membawakan Lagu Bima berjudul Dambe-Dambe. Lagu berbahasa Bima ini dinyanyikan cukup fasih oleh Sang Maestro Musik Indonesia. Diaransemen dengan sedikit tambahan musik. Para penonton pun ikut menyanyikan seksama hingga usai.

Media Center Iwan Fals, Syaiful Ramadlan mengaku, Lagu Syair Kerajaan Bima memang diciptakan khusus Iwan Fals untuk Kota Bima. Lagu itu dibuat di kediamannya di Leuwinanggung, Depok dan spesial dibawakan saat  konser di Bima.

Penanggung Jawab Media Center Iwan Fals, Syaiful Ramdlan. Foto: Bin

Media Center Iwan Fals, Syaiful Ramadlan. Foto: Bin

“Lagu ini mencerminkan kearifan lokal Bang Iwan, ketika berkunjung ke suatu daerah, lebih dapat silahturahmi dan soulnya. Isi lagu bercerita tentang Tambora. Secara lirik, tentang kerajaan Bima, Tambora dan kebaikan,” jelas pria yang biasa disapa Bang Ipul dan juga Ketua Litbang BPP Ormas Oi kepada Kahaba.net.

Pria berdarah Bima ini menambahkan, lagu Syair Kerajaan Bima dibuat saat persiapan konser di Bima. “Setelah dipastikan konser di Bima usai hari raya Idul Fitri, Bang Iwan memilih 16 lagu dari 300 lagu untuk dibawakan, salah satunya diselipkan lagu Daerah Bima,” ujarnya.

*Bin/Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *