Tim Siaga Bencana Standby di Bajo Pulau

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kerja Tim Gabungan Siaga Bencana patut diapresiasi. Sejak Rabu (25/11) malam mereka dengan cepat meluncur ke lokasi kebakaran Bajo Pulau usai mendapatkan informasi untuk memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga.

Tim Gabungan Siaga Bencana saat berada dilokasi kebakaran. Foto: Ady

Tim Gabungan Siaga Bencana saat berada dilokasi kebakaran. Foto: Ady

Bersama warga, TNI dan Polri, Tim Siaga ini telah membantu upaya pemadaman kebakaran desa seberang laut tersebut dengan maksimal. Alhasil, api tidak merambat dan menghanguskan seluruh desa.

Hingga hari kelima pasca kebakaran terjadi, tim dari Dinas Sosial, BPBD, TRC, Tagana dan berbagai instansi ini masih standby di Posko Induk untuk melayani kebutuhan warga setempat.

Mereka disiagakan untuk menerima penyaluran bantuan bantuan dari berbagai pihak dan mendistribusikannya kepada warga setiap hari. Tak hanya itu, bila ada kebutuhan warga yang mendesak mereka juga dengan tanggap membantu.

“Keberadaan Tim Siaga Bencana ini telah banyak membantu kami dan melayani semua kebutuhan warga setiap hari,” kata Rafiah, salah seorang korban kebakaran.

Anggota Tim Siaga Bencana, Ade mengaku, telah berada di Bajo Pulau selama empat hari. Bersama rekan-rekannya, setiap hari standby di salah satu rumah warga yang dijadikan Posko Induk.

“Sejak hari pertama bantuan terus berdatangan, bahkan pada malam hari tetap ada yang menyalurkan. Kami membagi tugas, ada yang mendata, ada yang menyortir bantuan dan ada pula yang menyalurkan,” ujarnya.

Untuk memudahkan disrtibusi bantuan kepada korban, Pemerintah Desa setempat mengharapkan semua pihak yang ingin menyalurkan bantuan bisa langsung mendatangi Pokso Induk. Tidak langsung menyerahkan sendiri kepada warga. Agar bisa diketahui bantuan apa saja yang sudah didapatkan warga.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *