Komisi III Sampaikan Laporkan Hasil Kunker di Bandung

Kota Bima, Kahaba.- DPRD Kota Bima menggelar rapat penyampaian hasil Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi-Komisi Tahun 2016, Senin (11/4). Komisi III DPRD Kota Bima setelah Kunker ke Pemerintah Kota Bandung, mendapatkan gambaran tentang pelaksanaan pembangunan, pengelolaan sampah, penataan ruang terbuka hijau, pengelolaan parkir, program pengendalian banjir dan program-program lain yang telah dan akan dilaksanakan oleh pemerintah setempat.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan. Foto: Bin

Ketua Komisi III DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan. Foto: Bin

Ketua Komisi III DPRD Kota Bima, Alfian Indrawirawan saat membacakan laporan mengatakan, berdasarkan hasil Kunker, konsep pengembangan kota Pemerintah Bandung sesuai dengan visi misi, yang telah di tetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2014 – 2018  yaitu  Terwujudnya Kota Bandung yang Unggul,  Nyaman dan Sejahtera.

Di Kota Bandung, untuk mendorong percepatan kegiatan pemerintahan, pembangunan, dan pembinaan sosial kemasyarakatan, Pemerintah Kota Bandung melaksanakan kebijakan pembangunan berbasis inovasi dan pemberdayaan partisipasi masyarakat. Kebijakan tersebut dalam rangka mendorong percepatan pembangunan, Pemerintah setempat melakukan upaya-upaya terobosan.

Seperti, Aspek Desentralisasi, Inovasi Sosial, Aspek Kolaborasi, penerapan Ruang Terbuka Hijau, Bandung Command Centre (BCC) dan Penanganan Sampah yang maksimal.

Diakuinya, berbagai inovasi dan kegiatan setiap hari di laksanakan oleh Pemerintah Kota Bandung dalam mewujudkan Kota Bandung sebagai kota juara. Salah satu kegiatan untuk meningkatkan indeks kepuasan masyarakat serta upaya Pemerintah Kota Bandung untuk menjadikan kota sebagai Kota Juara adalah pelaksanaan hari-hari bahagia melalui  6  kegiatan tiap minggu.

Seperti, Senin Gratis Damri, Selasa hari  wajib pungut sampah bagi masyarakat Kota Bandung selama 30 menit sebelum beraktifitas, Hari Rabu diwajibkan memakai busana khas Sunda dan Bahasa Sunda dalam satu hari penuh. Kemudian pada hari Kamis, sehari penuh warga Kota Bandung  diwajibkan berbicara menggunakan Bahasa Inggris, tujuanya agar warga Kota Bandung terbiasa berbicara Bahasa Inggris, dan siap menyambut perdagangan bebas.

Untuk hari Jum’at, sambungnya, Warga Bandung dianjurkan untuk menggunakan sepeda sebagai alat transportasi. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan penggunaan sepeda oleh warga dan mewujudkan Kota Bandung sebagai Kota Sepeda. Lalu pada hari Sabtu, untuk menghidupkan kembali kawasan braga yang dipenuhi Bandung Bersejarah maka pada setiap sabtu malam di adakan kegiatan braga culinary night.

Dari penyampaian laporan Komisi III, pihaknya berharap agar materi dapat dijadikan salah satu pertimbangan dalam menetapkan berbagai kebijakan yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bima. Sehingga Kunker akan memberi manfaat bagi masyarakat dan daerah Kota Bima.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *