Sekda Buka Sosialisasi TPMP dan DED Persampahan

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima menggelar Sosialisasi Perencanaan Teknis dan Manajemen Persampahan (PTMP), serta Detail Engineering Design Persampahan di ruang Rapat Walikota Bima, Selasa (24/5).

Sosialisasi TPMP dan DED Persampahan. Foto: Hum

Sosialisasi TPMP dan DED Persampahan. Foto: Hum

Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Sekda Kota Bima, H. Muhamad Rum, dihadiri Dinas Kebersihan, BAPPEDA, Dinas Tata Kota, Dinas PU, Bagian Hukum, Bagian AP, Staf Ahli Walikota, Asisten Setda Kota Bima, Dinas Pertanian, serta Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Bima.

Penyusunan PTMP dan DED Persampahan Kota Bima merupakan hasil kerjasama Dinas PU Provinsi NTB, Dinas PU Kota Bima, dan Dinas Kebersihan Kota Bima, dengan CV. Damar Kumala selaku konsultan. Pemaparan dokumen dilaksanakan oleh perwakilan Dinas PU Provinsi NTB dan CV. Damar Kumala.

Pola pengelolaan sampah yang berkembang saat ini di Kota Bima adalah dengan pengumpulan sampah yang dilakukan secara door to door oleh petugas kebersihan dengan menggunakan motor gerobak serta truk kecil. Selain itu dilakukan penanganan secara langsung oleh para penghasil sampah, yaitu dengan dibakar atau ditimbun pada lahan–lahan kosong. Pola-pola ini diakui masih belum mampu berjalan secara optimal.

“Kadang jadwal pengambilan sampah oleh petugas tidak pasti. Masyarakat juga kadang membuang sampah sembarangan, biasanya di tepi sungai, laut, atau di lereng gunung. Lalu ada juga kendala belum adanya tempat pemrosesan akhir (TPA) yang memadai,” ujar Sekda dalam sambutannya.

TPA di Oi Fo’o yang ada sekarang sudah tidak mampu lagi menampung volume sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Bima. Pengolahan persampahan di Kota Bima untuk masa yang akan datang harus diarahkan pada pengolahan sampah dengan konsep pengelolaan sampah terpadu menuju zero waste, yaitu upaya mengubah sampah menjadi bahan yang lebih berguna dan tidak mencemari lingkungan.

“Kita berharap PTMP serta DED persampahan yang disusun ini memuat manajemen sampah yang menyeluruh terkait sistem pengumpulan, pengangkutan, pengolahan dan pembuangan akhir,” pungkas Sekda.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *