Lagi, Air Dalam Kemasan Lam-Lam Bermasalah

Kota Bima, Kahaba.- Lagi produk Air Dalam Kemasan (ADK) merek Lam-Lam bermasalah, kalau sebelumnya warga menemukan air yang berbau sabun, kini hasil pengawasan dilakukan oleh Tim Terpadu dan monitoring makanan dan minuman, kosmetik, obat-obatan Pemerintah Kota (pemkot) Bima mendapatkan ADK merek Lam-lam tidak tercantum label waktu tanggal kadaluarsa.

Air minum dalam kemasan lokal tanpa tanggal kadaluarsa beredar di Kota Bima / foto: Bin

Temuan tersebut disalah satu lapak pedagang di Terminal Bis Kelurahan Kumbe saat sidak pada tanggal 9-11 agustus 2012, dari hasil temuan Tim tersebut, dalam waktu dekat segera mengirimkan surat teguran kepada CV.Lam-lam Bima untuk segera menarik produknya dari pasaran sebelum kemudian ditindak, demikian disampaikan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bima, M. Farid M.Si kepada Kahaba.info ketika ditemui di kantornya.

Jelasnya saat dilaksanakan sidak ditemukan sebanyak sepuluh ADK merek Lam-lam jenis botol tanggung disalah satu pedagang, produk tersebut telah disita oleh karena itu besok paling lambat pihaknya akan melayangkan surat teguran.
Sesuai UU No.8 Tahun 1999, tertuang pada pasal IV ayat 8 tentang perlindungan konsumen, pengusaha dapat dikenakan denda maksimal Rp2 milyar atau hukuman penjara selama-lamanya lima tahun, namun untuk pembinaan pihaknya sementara hanya melayangkan surat teguran.

Sementara direktur CV.Lam-Lam, Muhamad yang ditemui di kantornya membenarkan temuan tersebut, namun pihaknya membantah ada unsur kesengajaan, hanya sifatnya kesalahan teknis saja dan produk tersebut telah ditarik dari pasaran.[BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *