Pemkot Bima Jawab Pemandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Raperda APBD 2017

Kota Bima, Kahaba.- Pada Paripurna DPRD Kota Bima Senin (14/110, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Kota Bima Muhtar Landa menyampaikan jawaban Walikota Bima atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Bima terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Bima Tentang APBD Tahun Anggaran 2017.

Paripurna jawaban Pemkot Bima terhadap pemandangan umum Fraksi DPRD Kota Bima. Foto: Hum

Paripurna jawaban Pemkot Bima terhadap pemandangan umum Fraksi DPRD Kota Bima. Foto: Hum

Ada beberapa hal yang menjadi poin pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Bima terkait Raperda APBD Kota Bima TA 2017, antara lain menurunnya target PAD tahun 2017.

Dijelaskan, keputusan tersebut diambil setelah dilaksanakan asistensi terhadap sumber-sumber PAD yang memenuhi kepastian hukum, termasuk perbaikan administrasi dan pengelolaannya.

Poin selanjutnya adalah terkait penganggaran dana hibah. Pemandangan ini disampaikan oleh Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya, Fraksi Partai Golongan Karya, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Fraksi Partai Persatuan Kebangkitan Nasional.

Berdasarkan penjelasan Plt. Sekda melalui siaran Pers yang disampaikan Plt. Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Syahrial Nuryadin, pengalokasian dana tersebut semata-mata untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dari kemungkinan adanya risiko sosial sebagai dampak krisis sosial, ekonomi, politik dan bencana alam.

Selain itu, pengalokasian tersebut telah sesuai dengan pertimbangan teknis dengan tetap memperhatikan program prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

“Kami menyadari pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD memiliki arti yang sangat penting dan strategis sebagai bahan evaluasi dalam upaya memperbaiki kinerja Pemerintah Daerah,” tuturnya.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *