Capaian PAD, Dinas PU dan Disbudpar Posisi Buncit 

Kabupaten Bima, Kahaba.- Rekapitulasi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) SKPD dari Januari hingga November 2016 menempatkan Dinas PU dan Disbudpar Kabupaten Bima berada di posisi buncit alias dengan capaian paling rendah.

Kasi Evaluasi Dispenda Kabupaten Bima, Ismud. Foto: Ady

Berdasarkan data dari Dispenda Kabupaten Bima, Dinas PU baru bisa mencapai PAD 16,9 persen atau Rp167 Juta dari target Rp1 Miliar. Capaian ini hanya bergeser sedikit dari Tahun 2015 lalu dengan realisasi akhir hingga Desember 14,12 persen atau Rp167 Juta dari target Rp1,2 Miliar.

Sedangkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) tidak sampai 15 persen yakni baru 11,8 persen atau Rp21 Juta dari target Rp179 Juta. Disusul Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan yang baru mencapai 17,3 persen atau Rp56,6 Juta dari target Rp326 Juta. Kemudian Bagian Administrasi Umum Setda yang hanya mampu 28,05 persen atau Rp3,2 Miliar dari target Rp11,5 Miliar.

Sementara SKPD sisanya hingga November 2016 ini sudah mencapai realisasi di atas 50 persen. Misalnya KPPT dengan jumlah 63,82 persen, Dinas Koperasi dan UKM 90,20 persen, Disdukcapil 86,58 persen, Dishubkominfo 72 persen, RSUD 91,70 persen, Dikes 66,87 persen, BP4K 96,95 persen dan Bagian AP 90,93 persen.

Bahkan ada tiga SKPD yang realisasi PAD-nya sudah melebihi 100 persen meski masih satu bulan tersisa, yakni Bagian Administrasi Keuangan 110,20 persen, Dinas Kelautan dan Perikanan 101,46 persen dan Disnakertrans yang sudah mencapai 107,93 persen.

Namun menurut Kasi Evaluasi Dispenda Kabupaten Bima, Ismud secara umum realisasi PAD keseluruhan Pemerintah Kabupaten Bima tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

“Secara keseluruhan PAD kita mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu. Apalagi belum masuk yang Desember ini,” ungkapnya.

Kalau tahun lalau jelas dia, realisasi hingga Desember mencapai 74,44 persen atau Rp77 Miliar dari target Rp103,5 Miliar. Mengalami kenaikan pada Tahun 2016 ini menjadi 75,94 persen atau Rp94,3 persen dari target Rp124, 2 persen. Belum terhitung realisasi satu bulan tersisa pada Desember nanti.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *