PAN Bagi 4 Ribu Paket Sembako untuk Korban Banjir Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Partai Politik juga menunjukan kepeduliannya atas bencana banjir yang menerjang warga Kota Bima. Seperti yang ditunjukan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bima, sehari penuh membagikan 4 ribu paket Sembako di sejumlah kelurahan terdampak banjir.

Ketua DPRD Kota Bima sekaligus Ketua DPD PAN Kota Bima Feri Sofiyan saat bagi sembako untuk korban banjir. Foto: Aji Mesy (Facebook)

Koordinator pembagian Sembako PAN Peduli Syamsurih menyebutkan, Sembako disebar disejumalh wilayah seperti di Kelurahan Rabadompu Timur sebanyak 300 Paket, Kecamatan Asakota 250 paket Sembako, Kelurahan Penatoi 350 Paket, Kelurahan Dara 100 Paket, Kelurahan Nae 100 paket, Kelurahan Rontu 100 paket, Kelurahan Penaraga 75 paket, di Kelurahan Rite 30 paket dan di Oi mbo Kelurahan Kumbe sebanyak 300 paket.

“Jumlah total sembako yang kami bagi sebanyak 4 ribu paket,” Syamsurih, Sabtu (31/12).

Diakui pria yang juga Anggota DPRD Kota Bima itu, pembagian Sembako juga dihadiri Ketua DPW H. Muazim Akbar, Ketua DPRD Kota Bima yang juga Ketua DPD PAN Kota Bima Feri Sofiyan, Ketua DPD PAN se-NTB dan Ketua DPRD Kota Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu, serta Kabupaten Sumbawa Barat.

“Alhamdulillah 4 ribu paket ini sudah tersebar sesuai sasaran,” katanya.

Anggota DPRD Kota Bima, Syamsurih. Foto: Ady

Pada kesempatan tersebut Ketua DPW PAN NTB H. Muazim Akbar menyampaikan, musibah ini adalah ujian bagi seluruh masyarakat Kota Bima. Dirinya berharap warga Kota Bima bisa ikhlas menerima dan selalu tabah.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bima Feri Sofiyan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh kader PAN di NTB, yang ikut berpartisipasi membantu korban banjir.

Kepada masyarakat Kota Bima dirinya meminta untuk bersabar, banyak berdoa dan mendekatkan diri kepada sang pencipta. Karena ini juga menjadi ujian untuk semua rakyat Kota Bima bisa instropeksi diri.

“Semoga badai ini cepat berlalu dan kita bisa bangkit untuk lebih baik,” katanya.

Feri juga menyampaikan keperihatinannya yang begitu mendalam atas musibah ini. Sebab, dalam sejarah Kota Bima, banjir tahun ini yang paling besar dan membawa kerugian yang tidak sedikit.

“Dibalik semua itu, kita harus percaya ada hikmah yang bisa dipetik dan dijadikan pelajaran,” tambahnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *