Pangdam Sebut 111 Prajurit TNI Juga Jadi Korban Banjir

Kota Bima, Kahaba.- Prajurit TNI yang tinggal dan bertugas di wilayah Kota Bima turut menjadi korban banjir bandang dua kali. Rumah mereka dan seisinya ikut terendam banjir seperti warga lainnya.

Pangdam IX Udayana saat melihat kondisi Mes TNI di Dara pasca diterjang banjir. Foto: Ady

Bahkan Pangdam IX Udayana, Mayor Jendral Kustanto Widiatmoko menyebutkan, jumlah prajuritnya yang terdampak banjir cukup banyak yakni sebanyak 111 orang.

Meski demikian, Pangdam menegaskan pihaknya tidak membeda-bedakan bentuk bantuan maupun perhatian yang diberikan. Antara prajurit TNI dan masyarakat umum yang menjadi korban banjir diperlakukan sama.

“Saya kira bentuk bantuannya sama dengan masyarakat lain. Kami tidak membeda-bedakan antara anggota TNI dan masyarakat,” tegas Pangdam usai meninjau Mes TNI di Kelurahan Dara, Kamis (5/1) pagi.

Seperti diketahui, Mes Prajurit TNI di Dara terdampak banjir cukup parah karena posisi bangunan lebih rendah dari jalan dan drainase.

“Akibat banjir itu banyak arsip dan dokumen hancur dan perlu kita recovery agar data-data penting mereka bisa kita selamatkan,” ungkapnya.

Untuk Mes TNI tersebut kata Pangdam, akan dipikirkan bagaimana solusi yang terbaik. Terutama soal perbaikan saluran airnya. “Pak Wali tadi menyampaikan, akan bersama PU untuk memastikan ke depan disitu saluran airnya bagus,” ujarnya.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *