Giliran Paruga Dinilai Tim Lomba Kelurahan

Kota Bima, Kahaba.- Setelah mengunjungi dan memberikan penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Kota Bima di Lampe, Sambinae dan Rabangodu Selatan. Tim penilai tiba di Kelurahan Paruga Kecamatan Rasanae Barat, Rabu (26/4).

Ketua Panitia Lomba Kelurahan H. Fahruddin saat menyampaikan sambutan di Kelurahan Paruga. Foto: Eric

Ketua panitia lomba H. Fahruddin mengatakan, Kelurahan Paruga menjadi kelurahan keempat tim melakukan penilaian. Untuk mengukur kinerja pemerintah kelurahan selama dua tahun, baik dari segi administratif dan kondisi ril.

“Saat ini selain lomba kelurahan, bidang AP Setda juga melaksanakan agenda BBGRM. Maka sudah tentu kami berkomitmen akan menyelenggarakan dengan sukses,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, atas nama Pemerintah Kota Bima turut mengapresiasi atas segala persiapan empat pemerintah kelurahan yang berbeda. Dengan menampilkan keunggulan dan hasil kreatifitas masing-masing kelurahan.

“Alhamdulillah, selama pelaksanaan lomba terlaksana dengan baik. Semoga di akhir nanti, khususnya di Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota sebagai tempat terakhir penilaian berjalan aman dan damai,” harapnya.

Fahruddin kembali mengingatkan, lomba yang dielenggarakan dilakukan dengan profesional dan akuntabilitas. Artinya panitia yang memberikan nilai, telah teruji kemampuan sesuai dengan bidangnya.

“Tim penilai sangat profesional, dan tentunya hasil yang diberikan sesuai dengan fakta di lapangan. Pada akhirnya dari lima kelurahan, akan terpilih satu kelurahan terbaik mewakili Kota Bima dalam ajang tingkat Provinsi NTB Agustus mendatang,” imbuhnya.

Disampaikan mantan Camat Rasanae Timur itu, dasar penilaian lomba meliputi beberapa aspek. Seperti persiapan kelengkapan administratif, klarifikasi, aspek pendidikan, kesehatan dan kelengkapan lainnya.

“Bagi kelurahan yang mendapatkan nilai tertinggi dari beberapa aspek penilaian, maka juara kelurahan sudah bisa ditentukan. Dan dapat mempersiapkan kembali, untuk menghadapi lomba kelurahan tingkat Propinsi NTB,” bebernya.

Sementara itu Camat Rasanae Barat L. Sukarsana menjelaskan, kesiapan dalam menghadapi lomba telah dilakukan dengan baik mulai dari kesiapan perlengkapan dokumen hingga kesiapan untuk di cek lokasi. Meskipun diakui selama pelaksanaan terdapat beberapa kekurangan. Pihaknya tetap optimis bisa melaksanakan dengan maksimal, dan sesuai harapan panitia.

“Kecamatan Rasanae Barat merupakan wilayah sangat parah terdampak banjir, namun berhasil bangkit dan kembali bekerja membangun wilayah tercinta,” tandasnya.

Kami akui ada kekurangan, karena ada beberapa dokumen yang hilang dan terendam banjir. Tapi pihaknya tetap optimis, atas persiapan yang telah dilakukan.

“Terimakasih kepada seluruh keterlibatan elemen masyarakat, serta dukungan semua pegawai. Sehingga persiapan menghadapi lomba telah maksimal, dan mari kita membangun Kota Bima yang lebih baik lagi,” tuturnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *