Anggota Dewan Dapil II Akhiri Reses di Paruga dan Dara

Kota Bima, Kahaba.- Pelaksanaan kegiatan reses masa sidang II terakhir untuk Anggota DPRD Kota Bima Dapil II digelar di Kelurahan Dara dan Paruga, Rabu (12/7). Di dua kelurahan ini, anggota dewan menyerap sejumlah aspirasi masyarakat.

Reses Anggota DPRD Kota Bima Dapil II di Lingkungan Niu. Foto: Eric

Warga Kelurahan Dara, Sugiyono menyampaikan aspirasi, agar Ia dan warga lainnya yang bermata pencaharian sebagai petani dapat diperjuangkan dari sisi anggaran oleh DPRD.

“Mewakili kelompok tani nelayan, memohon bantuan penambahan modal, bibit dan mesin penggilingan. Agar dapat menunjang pekerjaan, sehingga hasil pertanian dapat berjumlah banyak,” ujarnya.

Sementara itu Ketua RT 02 RW 01 Kelurahan Paruga, Amiruddin menagih janji dewan yang telah disampaikan sejak dua tahun lalu. Ia meminta agar segera direalisasikan pembangunan jembatan gantung yang berada di Lingkungan Suntu menuju pekuburan Kelurahan Dara.

Keberadaan jembatan gantung dinilai sangat membantu untuk mempersingkat jarak warga membawa jenazah ke pekuburan. Kondisi jembatan gantung yang digunakan saat ini sudah rapuh karena diterjang banjir sehingga dapat membahayakan masyarakat, dalam beraktifitas. “Atas nama perwakilan warga, kami meminta agar ini terealisasi,” pintanya.

Ketua DPR Kota Bima, Fery Sofiyan dalam tanggapannya, berjanji akan memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan warga bersama 10 Anggota DPRD Dapil II lainnya.

Hanya saja, pembangunan jembatan gantung harus mendapat persetujuan pemilik lahan. “Bila telah mendapat persetujuan, maka tentunya akan kami dorong dananya di APBD-P 2017 dan tahun anggaran secepatnya,” janji Fery.

Kemudian terkait bantuan bagi kelompok tani, ditanggapi Ketua Komisi III, Sudirman DJ. Dia menyampaikan apa yang menjadi keinginan warga yang tergabung dalam kelompok tani akan dikoordinasikan dengan seluruh anggota dewan.

“Kami siap membantu dan akan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan warga,” imbuhnya.

Pantauan wartawan, selain dua aspirasi yang bersifat urgen itu. Banyak aspirasi warga yang belum diserap, seperti permintaan sarana air bersih, bantuan masjid, sampan fiber hingga pembukaan jalan baru ditulis dan disampaikan ke dewan.

*Kahaba-04  

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *