Oknum Guru Honorer Diduga Bandar Tramadol Akan Dipecat

Kota Bima, Kahaba.- UPT. Dikmen PK-PLK Bima akhirnya mengeluarkan rekomendasi pemecatan tidak terhormat untuk ML, oknum guru honorer yang tertangkap karena diduga sebagai pengedar obat keras Tramadol.

Ilustrasi

“Hasil rapat koordinasi dari jajaran Dikmen dan pihak kepolisian, oknum ML kami rekomendasikan dipecat dengan tidak terhormat sebagai guru honorer,” ujar Kepala UPT. Dikmen PK-PLK Bima Abdul Hafid, Rabu (25/7).

Keputusan pemberhentian itu kata dia, mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 13 tahun 2017, tentang tugas dan fungsi serta sanksi bagi tenaga pendidikan di lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

Jelas dalam aturan tersebut menyatakan, bila ada oknum guru baik ASN dan honorer atau tenaga kontrak yang melanggar hukum, maka akan dikenakan sanksi.

“Khusus honorer dan atau tenaga kontrak langsung diberhentikan,” ungkapnya.

Dia menilai, keputusan pemecatan ini tentu mempunyai dasar dan pertimbangan. Apalagi bagi para tenaga guru yang terlibat perbuatan melanggar hukum. Termaksud peredaran narkoba dan sejenisnya yang merusak generasi bangsa.

“Guru itu pelaku pendidikan yang memberikan contoh yang baik untuk ditiru pelajar, bukan mengedarkan barang haram yang merusak generasi bangsa,” tegasnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *