Hari Ke-2 PKKBMB, Maba STISIP Diajarkan Eksistensi

Kota Bima, kahaba.- Memasuki hari kedua kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKBMB), Jum’at (15/9) pagi, 238 mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo Bima diajarkan tentang eksistensi dan efisiensi menjadi mahasiswa.

Mahasiswa Baru saat menyimak materi tentang eksistensi mahasiswa. Foto:: Deno

Materi ini disampaikan Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa  (BEM) STISIP Mbojo Bima agar mahasiswa dapat membentuk kepribadian tangguh dan berkarakter.

“Materi ini penting disampaikan pada mahasiswa baru sebagai modal utama mereka ke depan nanti,” kata Alumni STISIP Mbojo Bima, Firhadis.

Mantan Ketua BEM STISIP ini menjelaskan, materi ini juga diharapkan dapat mendewasakan cara berpikir mahasiswa baru. Sehingga nanti mampu mengontrol setiap kebijakan pemerintah dan pro pada kepentingan rakyat.

“Mahasiswa  sebagai agen of social dan agen of control dapat menjalankan perannya dengan baik dan menjadi pelopor perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat,” paparnya.

Baginya, kesuksesan para mahasiswa baru ke depan menjadi kebanggaan bagi almamater dan alumni. “Kita berharap para generasi ini dapat memberikan perubahan yang jauh lebih baik lagi,” harapnya.

Pemateri lainnya, Adi Rahmat menyampaikan, menjadi mahasiwa bukan saja mengikuti mata kuliah dalam ruangan dan berharap mendapatkan nilai bagus tanpa memperhatikan kondisi sosial yang terjadi.

Namun sejatinya kata dia, mahasiswa harus mampu mengimplementasikan hasil pengetahuan yang didapat untuk menstranformasikan pada masyarakat umum. Sehingga dengan pengetahuan tersebut mahasiswa mampu menjadi pelopor perubahan bagi kehidupan masyarakat ketika selesai kuliah.

“Tri darma mengajarkan kita untuk menjadi pelopor perubahan bagi kehidupan sosial sebagai bentuk pengabdian kita pada masyarakat,” jelasnya.

*Kahaba-05

 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *