Empat Pasangan ‘Mesum’ Terjaring Operasi Pekat

Kota Bima, Kahaba.- Polsek Rasanae Barat dan Asakota gelar operasi gabungan Penyakit Masyarakat (Pekat)  di beberapa lokasi penginapan dan tempat hiburan malam, Rabu, 3 Oktober 2012. Aparat berhasil mengamankan empat pasangan ‘mesum’ dan puluhan botol minuman keras.

Pasangan ‘mesum’ yang diamankan di Mapolsek Rasanae Barat. Foto: Arief

Kepala Polsek Rasanae Barat, AKP. Nurdin M, dalam keterangan persnya mengungkapkan selain pasangan ‘mesum’, polisi berhasil menyita 27 Botol dan empat kaleng minuman keras jenis bir. Barang bukti telah diamankan di Mapolsek Rasanae Barat.

Ia melanjutkan, kegiatan ini adalah bagian dari operasi pemberantasan penyakit masyarakat. Operasi ini akan tetap dilaksanakan sejak tanggal 24 September 2012 lalu hingga 25 Oktober 2012 mendatang.

“Kami mengharapakan masyarakat ikut berperan aktif dan melaporkan segala bentuk penyakit sosial yang ada di lingkungannya kepada Mapolsek terdekat,” harap Nurdin di kantornya, Rabu (3/10/2012) malam tadi.

Saat operasi berlangsung, salah seorang oknum lelaki ‘mesum’ yang ditemui di Losmen Komodo mengaku dirinya sebagai wartawan media lokal Bima. Pengakuan yang diduga palsu itu, mengundang perhatian sejumlah pekerja media.

Lelaki berinisial IN tersebut diamankan bersama seorang wanita yang diakui sebagai istrinya. Dari sumber Kahaba, IN yang juga Desa Risa memang pernah menikahi perempuan yang diamankan bersamanya. Perempuan itu berasal dari salah satu desa di Kecamatan Soromandi.

Sumber Kahaba mengkonfirmasi ke keluarga perempuan itu. Keterangan keluarga perempuan tersebut memang mereka sempat menikah sirih. Tapi saat ini, mereka telah bercerai, karena keluarga pihak perempuan tak menyetujui pernikahan mereka.

Di Mapolsek Rasanae Barat, pasangan itu dilepaskan setelah membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. Sedangkan salah satu dari delapan orang pelaku ‘mesum’ adalah seorang perempuan berusia sekitar 15 tahun, yang ditemukan bersama lelaki hidung belang di losmen Sari Kelurahan Dara. [BQ/BM]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Operasi Pekat, ketangkap cm diperiksa doank truz dilepas gt aj kx kambing. jelas tidak membuat warga jera, tindak tegas bila perlu diarak keliling bima sampe jakarta biar benar-benar JERA. Aparat gak usah repot-repot gelar RAJIA kurang kerjaan aj tuh. tempat-tempat hiburan sebaiknya ditutup aj, semakin dirajia peredaran miras dan Narkoba makin merajalela. utk aparat jgn pilih kasih pilih bulu, jgn krn pelakux anggota dilepas masyarakat ditangkap. MARI SAMA-SAMA KITA CEGAH, JAGA DAN BERANTAS PENYAKIT MASYARAKAT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *