Sudirman: Sekolah Jangan Diliburkan Untuk Kegiatan Apeksi

Kota Bima, Kahaba.- Rencana dan keinginan Pemerintah Kota  Bima dalam menggunakan fasilitas beberapa sekolah untuk menampung tamu undangan dalam kegiatan Rapat Kordinasi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 14-16 November 2012 mendatang, yang berdampak pada diliburkannya beberapa sekolah tersebut, disorot Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGRI) Kota Bima.

Ketua PGRI Kota Bima, Drs. H. Sudirman H. Ismail, M.Si. Foto: mediagardaasakota.blogspot.com

Ketua PGRI Kota Bima, Drs. H. Sudirman, M.Si menentang keras rencana Pemerintah Kota Bima yang ingin meliburkan sejumlah sekolah untuk kepentingan kegiatan Apeksi. Kata Sudirman, kebijakan itu bertolak belakang dengan visi pemerintah yang ingin menjadikan Kota Bima sebagai Kota pendidikan.

Saat ditemui Kahaba, Rabu,  31 Oktober 2012, Sudirman menegaskan, kendati Apeksi merupakan kegiatan nasional, tapi Pemerintah Kota Bima tidak boleh mengambil kebijakan meliburkan beberapa sekolah untuk kegiatan tersebut. “Ini tidak boleh dilakukan, walau diliburkan beberapa hari. Kasihan siswa dan tentunya mereka tidak akan menerima pelajaran yang mestinya mereka dapatkan,” uajrnya.

Menurut pengelola STKIP Taman Siswa itu, masih banyak cara dan tekhnik lain yang harus dilakukan Pemerintah Kota Bima untuk menampung tamu dari daerah lain. Tidak mesti menggunakan ruanga sekolah dan merugikan siswa. “Di Kota Bima ini sudah banyak hotel dan penginapan, kenapa harus menggunakan sekolah dan meliburkan aktifitas pendidikan,” herannya.

Dia menambahkan, kebijakan pemerintah yang membebankan guru-guru agar membawa kasur dan bantal untuk digunakan tempat tidur tamu undangan yang hadir. Cara tersebut dinilainya terkesan memaksakan diri. “Ini kan aneh, nanti jika diketahui oleh daerah lain yang datang saat Apeksi, tentu malu dong. Masa untuk kegiatan ini harus meliburkan pendidikan,” katanya.

Untuk itu, dirinya meminta agar pemerintah Kota Bima mempertimbangkan kembali keinginan meliburkan sejumlah sekolah untuk kepentingan Apeksi tersebut. Masih banyak cara lain yang harus dilakukan. “Caranya, pemerintah jangan ambil keputusan sendiri. Duduk bersama dengan yang berkompeten untuk membicarakan masalah itu, karena masih banyak tekhnik lain untuk menampung tamu dari daerah lain untuk kegiatan Apeksi,” tambahnya. [BK]

Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGRI) Kota Bima

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *