Pulang Dengan Prestasi, TIM CCEP Smansa Kobi Disambut Meriah

Kota Bima, Kahaba.- Kedatangan siswa-siswi  SMAN 1 Kota Bima yang berhasil meraih gelar juara satu nasional pada lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di Bandara Sultan Muhamad Salahuddin disambut meriah. Selain pejabat, ratusan pelajar dan masyarakat menyambut mereka setelah berhasil menjadi juara dalam lomba yang digelar di Kompleks Majelis Permusyawaratan Rakyat/Dewan Perwakilan Rakyat Senayan, Jakarta, Senin (12/11/2012).

Tim CCEP SMAN 1 Kota Bima saat berlaga. Foto: Lutfiah Soraya

Berdasarkan pantauan Kahaba, kehadiran rombongan pelajar yang mengharumkan nama Kota Bima ini disambut meriah. Selain Wakil Walikota Bima, H. Abdurahman H. Abidin, di ruang tunggu penumpang bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima juga hadir pejabat Kota Bima diantaranya Sekretaris Daerah, jajaran Dikpora, serta sejumlah masyarakat. Ratusan siswa-siswi SMAN 1 Kota Bima juga terlihat menyambut kedatangan teman-teman mereka dari Jakarta.

Ketua tim SMAN 1 Kota Bima dalam Lomba CCEP, Lutfiah Soraya, menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaannya atas penyambutan meriah yang diterima ia dan timnya. Lutfiah mengatakan, lomba cerdas cermat yang mereka ikuti tergolong berat dengan lawan-lawan yang tidak mudah untuk dikalahkan. “Ini prestasi yang luar biasa mengingat lawan kami di final merupakan juara bertahan dari salah satu SMA di Kota Jambi dan Jogjakarta. Tetapi kami mampu melewati ujian tersebut karena memang sebelumnya kami telah memaksimalkan persiapkan selama setahun sebelum ajang tersebut dihelat,” ujarnya.

Dalam grand final LCC itu, SMAN 1 Kota Bima menjadi juara dengan meraih nilai 130, disusul SMAN 1 Bantul di posisi kedua dengan nilai 110, dan MAN Cendekia Jambi di posisi ketiga dengan nilai 110. Perlombaan grand final ini berlangsung seru karena angka yang diraih peserta saling susul menyusul. SMAN I Kota Bima berhasil menang setelah menjawab dua pertanyaan terakhir di babak rebutan. Sebelumnya, angka yang diraih SMAN I Kota Bima bernilai sama seperti SMAN I Bantul, sama-sma 110. Melihat angka yang diraih sama, para hadirin yang bertepuk riuh. Namun dua pertanyaan terakhir berhasil direbut SMAN I Kota Bima dan dijawab dengan benar sehingga menyabet poin penuh 20 menjadikan akumulasi nilai 130 dan menempati posisi teratas.

Lutfiah mengaku, dalam babak grand final timnya sempat grogi dalam menjawab pertanyaan yang diajukan. Hal ini dikarenakan gelaran puncak lomba yang digelar di gedung DPR/MPR itu disaksikan langsung oleh Wakil Presiden RI, Budiono. Namun lanjutnya, mereka berhasil mengendalikan keadaan dengan menjawab setiap pertanyaan dengan penuh percaya diri. “Tidak ada hambatan sedikitpun saat perlombaan, bahkan pada saat pertayaan khusus mengenai TAP MPR RI, kami menjawabnya dengan lengkap sampai-sampai Wapres yang hadir di studio sampai berdiri dan memberikan applaus nya untuk tim Smansa Kobi,” ceritanya.

Ketika ditanya kiat dan kunci keberhasilan mereka menembus prestasi nasional, anak muda ini menjawab yaitu karena penguasaan materi dan ketenangan saat perlombaan berlangsung. Hal ini mereka peroleh dengan latihan dan pendalaman materi selama berbulan-bulan.

Dirinya pun mengucapkan terimakasihnya atas dukungan seruruh pihak sehingga perjuangan mereka membuahkan hasil maksimal. “Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bima dan juga Provinsi NTB yang telah memberikan dukungan penuh sehingga perjuangan dapat berhasil,” ucap Lutfiah.

Selain mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp 50 juta dari MPR RI dan Rp 100 juta dari Walikota Bima, mereka juga mendapatkan kesempatan menjadi duta wisata dengan mengunjungi Danau Toba dan P. Samosir di Sumatera Utara sebagai apresiasi Wakil Presiden atas prestasi mereka.

Kepsek, Drs. Syafrudin, yang ditemui Kahaba saat kegiatan penyambutan juga menyucap syukur dan kebanggaannya atas prestasi anak didiknya. “Kita bersyukur atas prestasi yang diraih para siswa ini karena sudah menjadi duta NTB dalam even tingkat nasional, ini pencapaian tertinggi kami dalam lima tahun kami mengikutkan siswa-siswi di lomba ini,” ujarnya.

SMAN 1 Kota Bima menurunkan sepuluh orang siswa-siswi terbaiknya dalam ajang itu, yaitu; Lutfiah Soraya, Kiki Rizqi M, Rella Hamdanillah,  Adityo Suryanto, Muhammad Inas Riandy, Bunga Khalidah Ulawati, Ummul Mukminin, Rint Zata Amani, Nur Rizki Amalia, dan Nur Rahmani.

Persiapan mereka berlomba dilakukan dengan berbagai kegiatan pembelajaran dan pelatihan. Mereka berlatih dibawah dampingan dua orang guru pembina selama setahun. Syarifudin berharap, prestasi ini akan menjadi pelajaran penting dan motivasi bagi siswa lainnya juga untuk  sekolah-sekolah lainnya di Kota Bima untuk dapat terus mengembangkan pendidikan dan SDM siswa. [BS/BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *