Pelajar MTs Al-Fallah Nipa Kunjungi Pasar Raya Bima

Kota Bima, Kahaba.- Proses pembelajaran tidak semata-mata dilakukan di dalam kelas. Hal ini pula yang mendasari puluhan siswa MTs Al-Fallah Desa Nipa Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima yang mengikuti mata pelajaran Ekonomi berkunjung ke pasar raya Bima, Minggu (2/12/2012).

Puluhan pelajar MTS Al-Fallah Nipa saat kunjungi pasar Raya bima. Foto: Bin

Rombongan pelajar yang didampingi oleh gurunya ini mendatangi berbagai jenis usaha masyarakat di pusat perekonomian Kota Bima dan melakukan pengamatan aktivitas perdagangan yang terjadi.

Observasi diawali dari pasar modern. Siswa diajak untuk beraktifitas layaknya pembeli dan penjual. Menawar harga barang, kemudian membeli barang yang benar-benar di butuhkan. Kemudian, observasi dilanjutkan ke pasar tradisional dengan aktifitas yang dilakukan hampir sama dengan pasar modern.

“Kami di Desa Nipa tidak punya pasar seperti ini. Siswa juga tidak mengetahui tentang kondisi pasar yang sebenarnya. Jadi kegiatan ini akan sangat berguna untuk pengetahuan baru bagi siswa,” jelas Yuli Hastuti, S.Pd, guru pembina yang mendampingi mereka.

Lanjut Yuli, observasi pasar merupakan program mata pelajaran ekonomi yang baru pertama kali dilaksanakan. Kegiatan itu dilaksanakan agar siswa bisa lebih mengetahui tentang aktifitas yang ada di pasar, berikut dengan dinamikanya yang kompleks. “Selama ini kami hanya mengajarkan teori. Kali ini kami coba turun langsung ke pasar dan melihat aktifitasnya,” ujar ibu guru muda itu.

Yuli mengaku, siswa yang diajak untuk melakukan observasi ini sebanyak 25 orang dari kelas VIII. Berada di tengah-tengah keramaian manusia di pasar tradisional juga menjadi pengalaman tersendiri bagi siswa. “Mereka menikmati observasi ini. Semoga ini bisa membantu mereka dalam memahami materi pelajaran yang diberikan,” harapnya. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *