Posyandu Sepeda Desa Leu Dapat Bantuan dari BPJS

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pemerintah Desa Leu Kecamatan Bolo mendapat bantuan uang tunai dari BPJS Kesehatan Cabang Bima. bantuan tersebut diperuntukan bagi Posyandu Sepeda desa setempat, pada acara Organization Sosial Responsibility (OSR) BPJS Kesehatan Cabag Bima Tahun 2018, Rabu (5/12).

Foto bersama Pemdes Leu, BPJS Kesehatan Cabang Bima, Puskesmas Bolo dan Posyandu Sepeda. Foto: Yadien

Kepala Desa Leu Muhammad Taufik mengatakan, bantuan tersebut didapat berdasarkan permohonan yang diajukan kepada BPJS, setelah desa setempat menjadi pilot projeck Desa JKN mewakili Bali Nusra.

Katanya, bantuan uang tunai sebanyak Rp 18.250.000 tersebut rencananya akan digunakan untuk membuat pagar, papan nama dan paving blok.

“Sesuai dengan keperuntukannya yaitu untuk sarana dan prasarana,” katanya.

Selain itu, pada kesempatan yang sama BPJS Kesehatan Cabang Bima juga menyerahkan kartu BPJS gratis untuk warga desa setempat sabanyak 200 orang yang anggarannya dari dana desa tahun 2018.

Karenya, Taufik menyampaikan terimakasih kepada BPJS Kesehtan Cabang Bima atas bantuan dan apresiasinya untuk pemerintah serta warga Desa Leu. Ucapan yang sama juga disampaikannya atas bantuan yang diberikan oleh BPJS untuk membangun sarana dan prasarana Posyandu Sepeda.

“Kami sangat berterimaksih atas apresiasi dan kerjasamanya,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Puskesmas Bolo, Nurjanah kepada BPJS Kesehatan Cabang Bima atas bantuan dan apresiasinya kepada salah satu posyandu di wilayah Kecamatan Bolo yakni Posyandu Sepeda Desa Leu.

Dirinya berharap agar desa-desa yang lain bisa mencontoh cara dan pola Pemerintah Desa Leu dalam rangka menjemput program dan mengoptimalkan segala potensi yang ada di desa.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bima Elly Widiani mengatakan, bantuan yang diberikan kepada Posyandu Sepeda Desa Leu merupakan bentuk tanggungjawab sosial BPJS Kesehatan terhadap sarana umum atau yang lebih dikenal dengan sebutan Organization Social Responsibility (OSR).

“Desa Leu ini merupakan desa mitra kamim karena menjadi pilot projeck Desa JKN mewakili Bali Nusra,” ujarnya.

Ia menjelaskan, posyandu harus diperkuat karena digunakan untuk banyak kegiatan, terutama untuk ibu hamil, balita dan anak-anak. Posyandu merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan di desa. Jadi wajib diperkuat pelayanannya dan juga disegarkan tampilannya untuk lebih menarik perhatian dan antusias warga.

“Semoga setelah renovasi selesai dilakukan, warga lebih senang memeriksa kesehatannya ke Posyandu,” harapnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *