Wawali Minta Mahasiswa KKN STKIP Bima Implementasikan Ilmu Yang Ditekuni

Kota Bima, Kahaba.- Wakil Walikota (Wawali) Bima Feri Sofiyan SH menerima 259 peserta Kuliah Kerja Nyata Mandiri Terpadu (KKN-MT) Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Pendidikan (STKIP) Bima yang dilepas Ketua STKIP Bima Amran, di halaman Kantor Walikota Bima Senin (14/1).

Wawali Bima Feri Sofiyan saat menyampaikan sambutan pada penerimaa mahasiswa KKN STKIP Bima angkatan XXX Tahun 2019. Foto: Hum

Hadir Staf Ahli Walikota Bima, para Kabag lingkup Setda Kota Bima, Ketua STKIP Bima dan dosen pembimbing serta pendamping KKN STKIP Bima.

Saat sambutan, Feri mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada civitas akademika STKIP Bima yang selama ini telah berpartisipasi positif terhadap pembangunan dan program Pemerintah Kota Bima.

“Secara resmi kami menerima peserta KKN. Saya berharap, ilmu yang sudah diberikan bisa diamalkan sesuai dengan program studi sehingga bisa menjadi lebih baik,” katanya dikutip melalui website resmi Pemkot Bima.

Wawali meyakinkan para peserta KKN agar melaksanakan KKN dengan penuh tanggungjawab dan menunjukkan perilaku yang mencerminkan masyarakat intelektual. Diharapkan juga, para peserta KKN mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di tengah masyarakat, dengan berbagai terobosan kegiatan yang inovatif sesuai dengan bidang keilmuan yang ditekuni.

Dijelaskannya pula bahwa pelaksanaan KKN ini merupakan pengaplikasian teori yang didapat selama perkuliahan. Para peserta KKN harus bisa menjadi motivator serta menjadi inspirator bagi masyarakat.

Di tempat yang sama, Amran melaporkan, total peserta KKN Mandiri Terpadu STKIP Bima angkatan XXX berjumlah 259 orang. Mereka akan tersebar di 11 posko yang ada di 5 Kecamatan di Kota Bima.

Melalui KKN Mandiri Terpadu ini, Ketua STKIP Bima berharap agar mahasiswa peserta KKN dapat mendukung program Pemerintah Kota Bima.

“Kami sangat berharap mahasiswa kami dapat menyerap pengalaman dan ilmu di lokasi KKN masing-masing,” harapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *