Hari Pertama Validasi Honorer K2, Tim Temukan Pegawai Malas

Kota Bima, Kahaba.- Pada hari pertama validasi tenaga honorer K2 Kota Bima, tim menemukan adanya tenaga honorer yang malas. Honorer tersebut ada yang mengabdi di kelurahan maupun sekolah.

Tenaga honoerer K2 saat divalidasi tim. Foto: Eric

Perwakilan Koordinator Tim 1 validasi honorer K2 H Alwi Yasin menjelaskan, setelah hari pertama turun mengecek bersama anggota tim Kabid Mutasi BKPSDM Syahrial Nuryadin dan 2 anggota lain, menemukan oknum honorer yang malas bekerja.

“Hasil cek kami di salah satu kantor lurah dan 4 sekolah, menemukan honorer yang malas bekerja. Tidak saja masuk kerja sekali sepekan, tapi ada yang sudah tahunan tidak pernah masuk kerja,” ungkapnya, Senin (18/2).

Kata Alwi, validasi yang dilakukan ini rencananya dilakukan hingga Juni mendatang. Metode yang dilakukan secara acak, baik dari segi waktu dan instansi mana saja yang dilakukan pemantauan. Tujuannya, untuk memastikan status honorer K2 aktif atau tidak. Karena itu syarat utama untuk membayar insentif sesuai dengan keinginan pemerintah sebesar Rp 1 juta.

Mantan Kepala Dinas Dikbud tersebut menuturkan, validasi ini membentuk  3 kelompok. 1 kelompok mencapai 39 orang anggota. Pihaknya pun merasa yakin, tim akan mampu bekerja maksimal melakukan validasi sesuai batas waktu yang ditetapkan.

Sementara itu Sekda Kota Bima H Muhtar Landa menambahkan, setelah tim turun validasi, nama-nama yang telah didata akan dirampungkan kembali dan diserahkan ke kepala daerah. Hasil validasi itu sebagai acuan untuk membayarkan insentif.

“Validasi dan verifikasi ini merupakan niat baik Pemerintah Kota Bima untuk mengevaluasi honorer K2 yang memang bekerja sesuai dengan jam kerja. Jika data final, pemerintah menganggarkan dan membayar,” bebernya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *