Akbid Harapan Bunda Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru

Kota Bima, Kahaba.- Kampus Akademi Harapan Bunda Bima mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru. Pendaftaran dibuka bulan Maret sampai Agustus 2019 nanti.

Mahasiswa Akbid Harapan Bunda saat mengikuti proses belajar mengajar. Foto: Deno

“Berkas pendaftaran bisa langsung dibawa ke kampus di Jl. Imam Bonjol Kelurahan Santi Kecamatan Mpunda,” ujar Humas Kampus Akbid Harapan Bunda Rostina, Selasa (19/3).

Ia menyampaikan, persyaratan bagi calon mahasiswa baru adalah, foto kopi izasah terakhir 1 lembar, Surat Keterangan Lulus, pas foto 4X6 sebanyak 4 lembar, berbadab sehat, tidak buta warna, tidak tuna fisik, tidak ada gangguan pendengaran yang dapat mengganggu proses belajar mengajar dan harus warga Negara Indonesia hingga membayar uang pendaftaran.

“Akbid harapan  bunda juga melaksanakan seleksi penerimaan dengan program Penelusuran Minat dan Prestasi (PMDP). Calon mahasiswa dengan kualifikasi tertentu dapat diterima tanpa melalui ujian tulis,” ungkapnya.

Kata Rostina, setelah batas pendaftaran ditutup, maka calon mahasiswa baru akan mengikuti seleksi uji tulis. Gelombang pertama akan di uji tanggal 2 Juli dan gelombang kedua akan mengikuti ujian tanggal 6 Agustus. Materi ujian adalah Bahasa inggris, Bahasa Indonesia, matematika dan IPA.

Rostina juga menyampaiakan fasilitas yang ada di Kampus Akbid Harbun, seperti gedung representatif untuk proses belajar, akses internet tanpa kabel (wireless) dan ruang belajar yang dilengkapi media pembelajaran yang memadai. Akbid juga memiliki perpustakaan dan sarana praktikum seperti laboratorium dan lahan praktik.

“Lahan prakteknya adalah Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Puskesmas, RB DAN BPS di Bima dan Dompu, RSUD Bima, RSUD Dompu dan Desa Binaan,” tuturnya.

Selain itu, Akbid harapan Bunda juga menyediakan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa yang berpestasi. Sumber beasiswa tersebut dari Yayasan Harapan Bunda, Kopertis wilayah, intansi pemerintah dan lain sebagainya.

Ia menegaskan, Akbid Harapan Bunda merupakan institusi kesehatan swasta pertama yang berdiri di pulau Sumbawa. Hal itu berdasarkan izin operasional Nomor 15/D/0/2007 tanggal 29 januari 2007. Satu dasawarsa berlalu institusi, tetap ada dengan tujuan utamanya membantu pemerintah, baik Pemerintah Provinsi NTB maupun Pemerintah Daerah, dalam meningkatkan Indek Pembangunan Manusia (IPM). Melalui pembangunan pendidikan kesehatan dan penyediaan sumber daya manusia kesehatan.

“Sebagai tanggungjawab institusi, kami tetap menyediakan sarana dan prasarana yang memadai, serta menyediakan SDM tenaga pengajar yang berstandar. Guna tercapainya proses belajar yang optimal,” tambahnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *