Peringatan Dini, Masyarakat Waspada Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Kota Bima, Kahaba.- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca di Bima dan Dompu untuk 3 hari ke depan, mulai tanggal 21 – 23 Maret 2019.

Kepala BMKG Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Topan Primadi. Foto: Ist

Kondisi beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Bima dan Dompu seperti Kecamatan Soromandi, Kempo, Pekat, Manggalewa, Dompu, dan dapat meluas ke wilayah Ambalawi, Kota Bima, Donggo, Madapangga, Huu, Kilo, Sanggar, Bolo, Palibelo, Woha, Belo, Lambitu, dan sekitarnya berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Kepala Stasiun Metereologi Sultan Muhammad Salahudin Bima Topan Primadi menyampaikan, berdasarkan pantauan citra satelit, kondisi cuaca Bima dan Dompu cerah berawan dan disertai hujan lokal.

“Data pantauan sinoptik, suhu udara Bima dan Dompu berkisar 25 – 32°C dengan kelembapan udara 62 – 92 persen. Sedangkan angin pada umumnya bertiup dari arah barat laut – utara dengan kecepatan berkisar 6 – 20 Km/Jam,” jelas Topan, Kamis, (21/3).

Sementara kondisi gelombang laut di Perairan Utara Bima berkisar antara 0,25 – 1,25 meter, di Perairan Selatan Bima berkisar 0,75 – 3,5 meter, di Pelabuhan Bima berkisar 0,25 – 1,25 meter dan di Perairan samudera hindia selatan NTB berkisar 0,75 – 6 meter.

“Sebagai peringatan dini, masyarakat Bima dan Dompu harus mewaspadai gelombang tinggi di perairan Bima-Dompu dan perairan Selatan Samudera Hindia NTB,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan agar masyarakat juga perlu mewaspadai intensitas hujan ringan – lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah pesisir utara Bima dan Dompu pada siang dan malam hari. Dari intensitas hujan tersebut, diimbau juga untuk mewaspadai banjir, tanah longsor, dan angin kencang akibat curah hujan yang tinggi.

Topan juga menjelaskan penyebab terjadinya kondisi cuaca, karena terdapat dua sistem siklon tropis yang aktif saat ini yaitu sistem tropis veronica (980 hPa) yang berada di Samudera Hindia Selatan NTB, dan siklon tropis trevor (976 hPa) di perairan Arafuru sebelah Utara Australia.

“Keberadaan kedua sistem siklon ini dapat mengalami pertumbuhan awan, potensi terjadinya hujan lebat dan angin kencang di wilayah sekitar Bima-Dompu,” ungkapnya.

Ia kembali mengimbau agar masyarakat dapat berhati-hati dalam menjalankan aktivitasnya, mengingat kondisi cuaca yang perlu diwaspadai.

*Kahaba-07

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *