FUI Bima Tolak RUU Haluan Ideologi Pancasila 

Kota Bima, Kahaba.- Forum Umat Islam (FUI) Bima menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kota Bima, Rabu (8/7) sekitar pukul 10.00 Wita, meminta agar Rancangan Undang – Undang Haluan Ideologi Pancasila  ditolak.

FUI Bima saat aksi di depan Kantor DPRD Kota Bima. Foto: Deno

Ketua FUI Bima Ustadz Asikin Bin Mansur dalam orasinya menegaskan, harga mati menolak RUU HIP, karena mengandung nilai negatif yakni melahirkan kembali PKI di NKRI. Dan apapun dalihnya, RUU HIP mengancam kedaulatan NKRI. Maka dari itu kekuatan Islam akan menjadi garda terdepan untuk menyelamatkan negara dari bahaya komunis.

“Kami minta DPRD Kota Bima segera menyampaikan tuntutan kami menolak RUU HIP tersebut ke pemerintah pusat,” desaknya.

Pada kesempatan aksi itu, Asikin juga meminta agar mencabut dan menghentikan RUU HIP atau RUU PIP yang di dalamnya mengandung lahirnya PKI, segera usut, tangkap dan adili inisiator RUU HIP dan bubarkan partai pengusung RUU HIP tersebut.

Sementara itu, Kabag Hukum DPRD Kota Bima Mukhlis menyampaikan permohonan maaf pada massa aksi karena kedatangan FUI tidak bisa disambut anggota DPRD, karena saat sekarang semua legislatif sedang melaksanakan Bimbingan Tekhnis (Bimtek) di Mataram.

“Tapi tuntutan ini tetap akan kami sampaikan ke Ketua DPRD,” ujarnya.

Setelah menyampaikan orasi di depan Kantor DPRD Kota Bima, massa aksi menuju Kantor DPRD Kabupaten Bima untuk menyampaikan tuntutan yang sama.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *