Jalin Kerukunan, FKUB Gelar Dialog Antar Umat Beragama

Kota Bima, Kahaba.- Untuk terus menjaga keharmonisan hubungan yang sudah terjalin, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bima menggelar dialog antar umat beragama bersama sejumlah lembaga keagamaan dan tokoh masyarakat, di Aula FKUB Kota Bima, Selasa (13/10).

Kepala Kemenag Kota Bima H A Munir saat memberikan sambutan kegiatan Dialog Antar Umat Beragama digelar oleh FKUB. Foto: Ist

Kegiatan dimaksud dihadiri Ketua FKUB Kota Bima H Mahmud, Kepala Kemenag Kota Bima H A Munir, perwakilan FKGK Charles Pangaribuan, perwakilan Perisada Hindu Dharma serta lembaga keagamaan lain.

Mahmud menyampaikan, dialog ini merupakan bagian dari menjalin keakraban antar lembaga keagamaan di tengah status darurat Pandemi Covid-19 dan aksi demo menolak UU Cipta kerja yang masih berlangsung.

“Kegiatan ini bertujuan untuk terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan umat, karena selama ini sudah terjalin dengan baik,” ujarnya.

Kata Mahmud, saat pandemi dan aksi demonstrasi, tentu dikhawatirkan muncul gejolak, apalagi ditunggangi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, yang bisa menyebabkan perpecahan dan mengancam keutuhan NKRI.

Untuk itu ia mengajak bersama mewujudkan dan memberikan rasa aman dan nyaman pada setiap warga, serta tidak dengan mudah menerima isu sesat yang dapat menyebabkan gangguan keamanan.

“Untuk daerah yang tenteram, semua pihak harus bersatu padu menangkal informasi yang bernada provokatif maupun isu sesat. Sehingga terwujud kondisi sosial penuh aman dan terbalut nuansa kebersamaan,” katanya.

Mahmud bersyukur selama pandemi dan aksi demo berlangsung, masyarakat tetap menjaga persatuan dan terus menjalin toleransi antar umat beragama. Hal ini berkat tokoh masyarakat, agama dan pemuda bisa saling berkoordinasi menjaga keamanan bersama.

Sementara itu Kepala Kemenag Kota Bima H A Munir menyampaikan apresiasi kepada FKUB bersama lembaga keagamaan lainnya yang melaksanakan dialog umat beragama.

“Dialog lintas agama digelar untuk mengobarkan semangat persaudaraan, antar suku dan agama dan semua elemen masyarakat,” tambahnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *