Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel

Kota Bima, Kahaba.- Jasad seorang lelaki tak bernyawa ditemukan di dalam kamar 101 hotel Favorit, Minggu (21/10) 12.00 Wita. Pria itu diketahui bernama Adi Suwardi (42) asal Jawa Timur, diduga meninggal akibat mengidap penyakit magh.

Jasad Adi saat dibawa keluar dari kamar hotel Favorit. Foto: Ist

Menurut KBO Sat Reskrim Polres Bima Kota IPDA Dediansyah, jasad Adi pertama kali ditemukan oleh karyawati hotel setempat. Korban yang mulai menginap sejak hari Jumat (19/10), hendak ditanya apakah masih ingin melanjutkan inap di hotel, karena pukul 12.00 waktunya cek out.

“Karena tidak mendengarkan jawaban dari Adi, karyawati tersebut membuka pintu kamar dan melihatnya sedang berbaring di atas tempat tidur, menghadap ke atas dengan keadaan tidak bernyawa. Saat itu juga dilaporkan ke pemilik hotel,” katanya.

Kemudian sambung Dediansyah, untuk memastikan kondisi korban, pemilik hotel Yanti Tanuis mendatangi Puskesmas Paruga untuk meminta bantuan kepada perawat guna mengecek kondisi Adi. Namun petugas puskesmas menyarankan agar melaporkan ke Polsek. Yanti Tanius pun mendatangi Polsek Rasanae Barat untuk melaporkan kejadian tersebut.

“Setelah menerima laporan, anggota piket Polsek Rasanae Barat mendatangi TKP dan menghubungi Tim Inafis Polres Bima Kota,” ungkapnya.

Sekitar pukul 13.10 Wita, Tim Inafis menggelar olah TKP dipimpin oleh Kapolsek Rsbar AKP Hatta dan Kaur Bin Ops Reskrim Polres Bima Kota. Dalam kamar Tim menemukan 1 tas warna hitam yang berisi pakaian, 1 papan obat promagh, 1 papan obat ondansetron HCL, 1 buah minyak GPU.

Selain itu Tim juga menemukan minyak kutus-kutus, 1 papan obat Parasetamol, 1 papan obat Ranitidine, 1 kaleng susu beruang, 1 HP Asus, 1 HP Oppo, 1 bungkus rokok, dompet yang berisi kartu identitas dan ATM BRI serta uang senilai Rp 3.550.000

“Kami juga sudah menghubungi keluarga korban menggunakan HP milik korban sendiri,” tambahnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *