Kabar Kota Bima

H Yadi, Tokoh Muda, Cerdas dan Berani Berikhtiar Melenggang ke Senayan

453
×

H Yadi, Tokoh Muda, Cerdas dan Berani Berikhtiar Melenggang ke Senayan

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Setelah meniti karir cemerlang di Jakarta yang sarat pengalaman dan jaringan, H Yadi Surya Diputra, anak kampung dari Sumbawa NTB ini berikhtiar untuk maju menjadi Calon Anggota DPR RI dari Partai Gelora Dapil Pulau Sumbawa.

H Yadi, Tokoh Muda, Cerdas dan Berani Berikhtiar Melenggang ke Senayan - Kabar Harian Bima
H Yadi Surya Diputra bersama Fahri Hamzah. Foto: Ist

Motivasi utamanya menuju Senayan adalah memegang amanah Kyai nya yang akrab disapa Buya Dr.K.H. Zulkifli Muhadli. Sang Kyai berpesan kepada seluruh anak didiknya “Jadilah manusia yang paling banyak bermanfaat bagi banyak manusia”.

H Yadi, Tokoh Muda, Cerdas dan Berani Berikhtiar Melenggang ke Senayan - Kabar Harian Bima

Bagi Yadi, politik adalah ladang amal terbesar, dan kekuasaan adalah jalan tercepat dalam menggapainya. Jika menjadi orang kaya, paling mampu menyekolahkan 10 anak-anak. Tapi jika kekuasaan di tangan, cukup dengan satu tanda tangan ribuan orang bisa menempuh pendidikan.

Dengan tagline “Muda, Cerdas dan Berani” Yadi optimis menyibak takdir menempuh ikhtiarnya menjadi Anggota DPR RI.

“Ini adalah usia kematangan saya, di umur 40 tahun nabi mendapat risalah merubah dunia. Dan inilah saya kini berusia 40 tahun, harus berani mengambil langkah memikul beban dan melanjutkan risalah kenabian,” katanya melalui siaran tertulis yang disampaikan ke media ini, Kamis 9 Februari 2023.

Yadi adalah putra asli Sumbawa yang berasal dari Karang Seketeng Sumbawa. Lahir dari orang tua yang berprofesi sebagai guru dan Guru Ngaji di kampungnya, Yadi tumbuh dalam lingkungan keluarga yang sangat agamais.

Yadi menghabiskan studi SD nya di sekolah sang Ibu yaitu SDN 12 Sumbawa Besar. Setelah tamat SD ia melanjutkan pendidikan di Pesantren Al Ikhlas Taliwang. Selepas mondok ia melanjutkan pendidikan di MTSn Sumbawa Besar dan SMA di SMUN 1 Sumbawa Besar.

Masa kuliah ia habiskan di Jogjakarta. Sembari mondok di Pesantren Mahasiswa Minhajul Muslim Sapen, ia menempuh kuliah di dua tempat sekaligus. Yaitu IAIN Sunan Kalijaga Jogjakarta dan menjadi mahasiswa jalur Pemilihan Bibit Unggul Daerah (PBUD) di Jurusan Teknik Pertambangan UPN Veteran Yogyakarta.

Tanpa jeda ia langsung melanjutkan studi S2 di Magister Ilmu Politik dan Pemerintahan Konsentrasi Politik Lokal dan Otonomi Daerah Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Selepas kuliah S2 di UGM, dengan hasil studi akhir Cumlaude, Yadi mendaftar sebagai Tenaga Ahli Komisi II DPR RI dan dinayatakan lulus setelah mengikuti berbagai test di Universitas Indonesia Jakarta. Inilah awal karirnya menjelajah dunia.

Selama di Senayan inilah Yadi banyak menghabiskan waktu untuk mengembangkan diri dengan berziarah ke berbagai tempat suci yang jauh. Hingga menempuh studi diplomasi di Institute of Diplomacy and International Affairs Ministry of Foregn Affairs Taiwan dalam program 2015 Taiwan Study Camp For Future Leaders: Southeast Asia And South Asia.

Dalam karirnya, selain terus tampak berada di lingkaran sang Macan Senayan Fahri Hamzah. Yadi juga tampak selalu berada di lingkaran Prof Din Syamsuddin. Bersama Prof Din Syamsuddin ia ikut menggawangi berdirinya Pesantren Internasional Dea Malela di Pamangong Sumbawa Besar.

Kepada para pemilihnya di Pulau Sumbawa, Yadi menyampaikan, bagi yang merasa negara hari ini sedang baik-baik saja, kehidupan ekonomi aman-aman saja, keuangan keluarga tak bermasalah, anak-anak mudah dapat kerja, maka pertahankan keadaan itu, jangan pilih dirinya.

“Tapi jika justru fakta sebaliknya, maka kirim saya ke Senayan. Akan saya guncang bumi dan langit Jakarta, seperti Gunung Tambora mengguncang dunia,” tegasnya.

*Kahaba-01