oleh

Kasihan Fildan, Idap Tumor Mata dan Butuh Bantuan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Fildan, bocah berusia 5 tahun warga Desa Kalajena Kecamatan Wera Kabupaten Bima, saat ini sedang berjuang melawan tumor yang kini bersarang di kedua matanya. Pihak keluarga pun sangat berharap perhatian pemerintah untuk kesembuhannya.

Kasihan Fildan, Idap Tumor Mata dan Butuh Bantuan - Kabar Harian Bima
Kondisi Fildan penderita tumor mata. Foto: Ist

Beberapa tahun terakhir Fildan hanya bisa terbujur di tempat tidur. Ia pun tidak bisa menghabiskan keindahan masa kecil bersama teman-teman sebaya, lantaran kedua matanya sudah tak bisa melihat lagi.



Menurut pengakuan Sarlah, pihak keluarga Fildan, saat berusia 1 tahun, muncul gejala awal matanya merah-merah. Karena tidak pernah diperiksa ke puskesmas atau dokter, kondisiya pun semakin parah.

Baca:   Kendala Biaya, Ismail Gagal Dioperasi

“Beberapa tahun ini tumor yang bersarang di kedua matanya tumbuh besar,” ungkap Sarlah saat dihubungi media ini, Jumat (4/3).

Diakuinya, buah hati Husni dan Hajrah ini pernah dibawa Puskesmas Pai, kemudian dilarikan ke RSUD Bima. Karena semakin membesar, oleh dokter menyarankan agar segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NT.

“Karena kekurangan biaya, akhirnya waktu itu dibawa pulang ke rumah, Fildan juga tidak punya BPJS,” katanya.

Baca:   Dikes Kabupaten Bima Sosialisasi Penyakit tidak Menular

Hanya pasrah yang bisa dilakukan, pasalnya orang tua Fildan hanya buruh madu liar. Jangankan untuk terbang ke Mataram untuk jemput kesembuhan, untuk makan sehari – hari saja susah.

“Bapaknya Fildan hanya buruh madu liar. Rejeki kadang ada, kadang tidak,” ujar Sarlah.

Saat ini sambungnya, Fildan sedang dalam perjalanan untuk dibawa ke RSUD Bima oleh petugas Puskesmas Pai. Dengan harapan, semoga anak ketiga dari 3 bersaudara itu bisa segera ditangani dan menjalani operasi.

Baca:   BSMI Tangani Korban Gempa Lombok yang Mulai Diserang Penyakit

“Kalau melihat kondisi Fildan, kasihan sekali. Meski masih bisa makan dan minum, tapi beberapa hari terakhir mulai berkurang. Sementara pengelihatannya tidak berfungsi sama sekali,” terang Sarlah.

Untuk kesembuhan Fildan, mewakili pihak keluarga ia pun sangat berharap adanya perhatian pemerintah dan para donatur. Agar bocah tersebut bisa sembuh.

“Besar harapan kami anak kami ini bisa diperhatikan dan segera ditangani, kasihan kami melihatnya pak,” ucapnya.

*Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.