Kabar Kota Bima

Rekomendasi PAN untuk Bakal Calon Kepala Daerah Bersifat Sementara

687
×

Rekomendasi PAN untuk Bakal Calon Kepala Daerah Bersifat Sementara

Sebarkan artikel ini

Mataram, Kahaba.- Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi NTB H Muazzim Akbar menegaskan rekomendasi yang diberikan kepada bakal calon kepala daerah bersifat sementara.

Rekomendasi PAN untuk Bakal Calon Kepala Daerah Bersifat Sementara - Kabar Harian Bima
Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi NTB H Muazzim Akbar. Foto: Ist

“Diberikan kepada para bakal calon yang memiliki niat untuk maju. Kalau ada yang minta, kita kasih,” tegasnya, Kamis 23 Mei 2024.

Rekomendasi PAN untuk Bakal Calon Kepala Daerah Bersifat Sementara - Kabar Harian Bima

Anggota DPR RI terpilih 2024-2029 dari Dapil NTB 02 Pulau Lombok ini mengaku, untuk Pilkada Lombok Barat, rekomendasi nama bakal calon diberikan kepada Hj Sumiatun dan Nauvar Furqony Farinduan.

“Bunyi rekomendasi itu adalah mencari parpol koalisi dan pendamping. Selain itu memberikan informasi kepada DPW, DPD, DPC, dan DPrt,” ujarnya.

Untuk Kota Bima, selain rekomendasi yang diberikan kepada HM Syafruddin, juga akan diberikan rekomendasi kepada eks Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan.

“Hanya saja kemarin-kemarin, Pak Feri kan gak mau saya kasih rekom itu. Karena dia bilang, nanti SK aja dikasih pak ketua,” katanya.

Tapi dalam waktu dekat sambung Muazzim, rekomendasi yang sama akan dikeluarkan juga untuk pak Feri Sofiyan dengan bunyi yang sama. Artinya PAN itu sebagai partai kader tidak kekurangan kader.

Dan akhir dari semua itu akan dilakukan survey, siapa di antara kader PAN itu yang memiliki hasil survey yang bagus dan berpotensi menang.

“Itulah yang nanti akan ditetapkan menjadi calon kepala kepala daerah atau calon wakil kepala daerah di Kota Bima,” jelasnya panjang lebar.

Pihaknya kembali menegaskan bahwa rekomendasi itu adalah surat tugas, karena belum ada paket pendamping.

“Sementara kalau SK yang dilampirkan ke KPU sebagai salah satu syarat mendaftar ke KPU sudah lengkap dengan pasangannya dan disebut B1KWK. Dan itu yang bersifat final karena ditandatangani oleh Ketum dan Sekjen DPP PAN,” pungkasnya.

*Kahaba-01