TNI Gelar Latgab, Warga Bima Jangan Kaget

Kota Bima, Kahaba.- Wilayah Bima akan menjadi salah satu tempat dipusatkannya Latihan Gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2013. Karenanya KODIM 1608/Bima mengimbau warga masyarakat agar tidak kaget, takut, atau panik melihat aktivitas para tentara di sejumlah wilayah Kota dan kabupaten Bima, baik pada siang maupun malam hari.

Latgab TNI 2013

Latgab TNI 2013

Komandan Kodim 1608 Letkol Inf. Tommy Ferry dalam surat permaklumannya mengungkapkan, TNI memang memfokuskan Latgab tahun 2013 di Kota dan kabupaten Bima dan akan melibatkan segenap kekuatan militer baik unsure darat, laut maupun udara.

Sehubungan dengan pelaksanaan Latgab yang akan berlangsung selama dua hari dari tanggal 17 hingga 19 Mei itu, dirinya mengimbau warga masyarakat yang kebetulan mendengar bunyi atau letusan senjata pada siang maupun malam hari, atau melihat serombongan tentara bersenjata lengkap sedang melintas juga beraktifitas di sekitar wilayahnya untuk tidak panik.

“Kami mengimbau warga masyarakat agar waspada dan berhati-hati jika kebetulan melintasi tempat-tempat tertentu yang kebetulan menjadi sasaran latihan,” jelasnya.

Dalam surat permaklumannya, Kasdim 1608 menyebutkan, pada tanggal 17 Mei pukul 02.00 Wita  Pantai Ule dan Lawata yang akan dijadikan sasaran operasi pendaratan pasukan marinir. Selain dua tempat tersebut, latihan itu juga akan berlangsung di Pelabuhan Bima, Kompleks SPMA Jatiwangi, Kelurahan Penanae, Kelurahan Kendo, Terminal Kumbe, Puskesmas Rasanae timur, Kelurahan Oi Foo, Kelurahan Rontu, Kelurahan Panggi, dan Kelurahan Sambinae.

Selain itu pada tanggal yang sama pukul 06.50, pasukan udara akan melaksanakan serangan udara langsung berupa penembakan mortar dari pesawat udara Super Tucano dengan sasaran Bukit Mbaju (Doro Parongge/Ndundu jara, red) di Desa Risa Kecamatan Woha.

Kemudian pukul 7.10 sampai pukul 8.00 TNI-AD akan melaksanakan Operasi Lintas Udara berupa aksi terjun paying di Dusun Godo Desa Dadi Bou tepatnya di area pembangunan kantor Bupati Bima. Wilayah lain yang akan menjadi sasaran operasi tersebut diantaranya sekitar wilayah Bandara Sultan Salahuddin Bima,  Desa Panda, Kampung Lewi Dua, Kalate, Tonggo Ndoa, Kalaki, Kompleks PLTD Oi Niu dan doro karaci desa wadu Wane kabupaten Bima.

Kasdim memperbolehkan warga masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung gelar Latihan Gabungan TNI tersebut di sekitar lokasi penerjunan tepatnya di lokasi pembangunan Kantor Bupati Bima di Desa Godo. Namun dengan alasan keamanan saat melakukan latihan, akses jalan dan listrik di sekitar wilayah itu akan ditutup. “Selama Operasi Linud itu berlangsung, akan dilakukan pemadaman listrik dan penutupan akses jalan dari Cabang Talabiu hingga Cabang Godo,” jelas Tommy.

Selain itu Yonif 742/SWY juga akan menggelar Operasi Teritorial di wilayah Kecamatan Bolo dan Madapangga yang meliputi Desa Mpuri, Rade, Sanolo, Dusun Sonco, Rato dan Monggo. [BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *