Kelulusan SMP di Kabupaten Bima 99.92 Persen

Kota Bima, Kahaba.- Kendati pelaksanaan UN tingkat SMP mengalami sedikit hambatan, namun angka kelulusan peserta ujian di kabupaten Bima sungguh fantastis. Instansi pendidikan setempat melansir siswa-siswi SMP yang melaksanakan Ujian Nasional tahun ajaran 2012/2013 mencapai angka 99.92 persen atau naik 2 persen dibandingkan tahun ajaran sebelumnya.

Pengumuman Ujian Nasional tingkat SMP akan dilakukan Sabtu 1 Mei 2013

Pengumuman Ujian Nasional tingkat SMP akan dilakukan Sabtu 1 Mei 2013

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (dikpora) Kabupaten Bima, Drs. Zubaer H. AR saat rapat kelulusan UN dan Penerimaan Nilai dikantor Dikpopra hari Jum’at (31/5) pagi melaporkan, dari jumlah siswa yang terdata untuk SMP dan MTS 9528 orang, hanya enam orang dan siswa yang dinyatakan tidak lulus. “Enam orang itu pun tidak lulus karena tidak mengikuti UN,” ujarnya.

Dengan angka kelulusan 99.92 persen, Kabupaten Bima ditempatkan pada peringkat ketiga pada urutan kelulusan provinsi. Kepada seluruh Kepala Sekolah (kepsek) yang hadir saat rapat, Zubaer menyampaikan terimakasih, tentunya tanpa kerja keras yang maksimal dari para guru dan kepsek serta orang tua murid hasil yang didapatkan tidak seperti saat ini. “Di NTB kita hanya kalah dari Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Utara,” ungkapnya

Apresiasi yang tinggi juga disampaikannya kepada tiga sekolah yang mampu mencetak siswanya mendapatkan nilai tertinggi untuk UN tahun ini. Ketiga sekolah tersebut adalah SMP 4 Langgudu, SMP 2 Monta dan SMP 1 Belo. Lanjutnya, sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan ujian kemarin harusnya menjadi pelajaran dan catatan penting seluruh pihak untuk dapat diperbaiki dalam pelaksanaan UN tahun ajaran berikutnya.

Beberapa sekolah yang mencatat angka ketidak lulusan diantaranya: Seperti SMP 1 Wera, SMP 4 Wera, SMP 1 Lambu, SMP 2 Belo, SMP 4 Sape dan MTS Al Furqan. Kepada sekolah tersebut, Zubaer meminta sekolah terlebih dahulu harus dapat memastikan keikutsertaan siswa sebelum melakukan pendataan peserta ujian. “Bila perlu, langsung coret saja kalau memang siswa sudah tidak mampu mengikuti UN.” perintahnya.

Seluruh sekolah setingkat SMP dan MTs akan melaksanakan pengumuman kelulusan pada hari Sabtu (1/6). Pengumuman juga akan dilakukan secara serentak pada pukul 09.00 wita. Dikpora meminta sekolah pada saat proses pengumuman agar dapat mengundang orang tua wali untuk menghindari aksi corat-coret baju maupun aktifitas lain yang dapat mengganggu masyarakat. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *