Nikah di Bangku Sekolah, Gagal Ikut UN

Bima, Kahaba.- Menikah saat ini menjadi faktor dominan, tidak ikutnya peserta UN di Kabupaten Bima. Sekitar 35 siswa dinyatakan menikah dari 56 siswa yang tidak mengikuti ujian di tahun ini. Hal yang mengagetkan, dari 35 siswa yang menikah di usia pelajar, ada 15 orang berasal dari sekolah Islam, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bima, yang terletak di kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

Sumber foto:bocahbancar.wordpress.com

Penjelasan ketidakhadiran peserta UN selama ujian berlangsung, diterangkan, Drs. Basyirun, M.Pd di ruangnya. Dari 56 siswa yang dinyatakan tidak mengikuti UN tahun 2012 karena faktor menikah dan menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW), seperti dua orang siswa di SMA 1 Monta. Ada juga yang meninggal seperti seorang pelajar di SMA 1 Wawo. Serta peserta UN yang terlibat kasus hukum dan sisanya karena karena sakit dan tanpa keterangan.

Kasi Kurikulum Dikmen Dikpora Kabupaten Bima menambahkan, mereka yang tidak ikut ujian akan dikordinasikan dengan pihak terkait, kecuali yang sudah menikah dan menjadi TKW, untuk mengikuti ujian susulan tanggal 23-25 April mendatang.

“Dan jumlah peserta yang tidak ikut UN di tahun ini, lebih banyak di banding tahun sebelumnya. Demikian halnya dengan jumlah pelajar yang menikah di bangku sekolah,” paparnya. [BQ]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *